Mengenang Konflik Ukraina, Pemuda Indonesia Ini Sukses Bikin ‘Mentat’ si Pelacak Drone Canggih!
- account_circle Akong
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Jenius muda asal Indonesia, Deo (24), berhasil ciptakan 'Mentat', sistem pelacak drone canggih yang siap revolusi industri pertahanan global. (Foto: IG/theresalearns)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NEXZINE.ID – Kabar membanggakan datang lagi dari industri teknologi dan pertahanan internasional. Seorang pemuda asal Indonesia berusia 24 tahun bernama Deo, baru-baru ini sukses mencuri perhatian lewat inovasi buatannya yang bernama “Mentat”.
Bukan sembarang teknologi, Mentat merupakan sistem pelacak drone canggih yang dirancang untuk mendeteksi ancaman udara secara real-time. Deo mengembangkan alat ini setelah terinspirasi dari pengalamannya melihat langsung situasi konflik di berbagai wilayah, termasuk di Ukraina.
Terinspirasi dari Zona Konflik: Ini Fakta dan Kronologi Terciptanya Mentat
Ketertarikan Deo pada dunia defense tech ternyata nggak muncul begitu aja. Pengalaman hidupnya yang sempat bersinggungan langsung dengan area konflik di Ukraina bikin dia sadar kalau ancaman udara, khususnya dari drone, sekarang makin nyata dan berbahaya.
Berikut beberapa fakta menarik di balik pengembangan teknologi pelacak drone Mentat:
- Berbasis Jaringan Sensor: Berbeda dengan radar militer konvensional yang super mahal, Mentat memanfaatkan jaringan sensor pintar yang saling terhubung.
- Lebih Murah dan Efisien: Sistem ini dirancang agar jauh lebih ekonomis, tapi punya tingkat akurasi yang nggak kalah tinggi dari sistem pertahanan bermodal besar.
- Fokus Proteksi Sipil: Saat ini, Deo lagi fokus melakukan riset dan pengujian intensif di luar negeri untuk memastikan sistemnya bekerja tanpa error.
Mengapa Inovasi Mentat Ini Mendadak Ramai dan Viral?
Isu mengenai drone liar atau drone kamikaze belakangan memang lagi jadi perbincangan hangat di level geopolitik global. Penggunaan drone dalam konflik modern terbukti bisa melumpuhkan fasilitas penting hanya dalam hitungan detik.
Inovasi yang dibawa Deo lewat pelacak drone Mentat ini jadi angin segar karena menawarkan solusi yang lebih accessible. Banyak netizen dan pengamat teknologi yang takjub melihat anak muda asal Indonesia sudah bisa berbicara banyak di industri sekuritas tingkat tinggi.
Dampak Besar Mentat Bagi Masa Depan Pertahanan Udara
Kehadiran Mentat diprediksi bakal membawa dampak besar, terutama untuk negara-negara berkembang yang butuh proteksi udara tambahan tanpa harus menguras anggaran negara.
Melindungi Infrastruktur Sipil
Target utama dari pengembangan pelacak drone Mentat ini adalah untuk mengamankan wilayah strategis dan fasilitas publik. Mulai dari bandara, pembangkit listrik, hingga area perkotaan padat penduduk kini bisa dijaga dari intaian drone ilegal.
Membuka Mata Dunia Akan Potensi Gen Z Indonesia
Langkah Deo membuktikan kalau anak muda Indonesia punya kapasitas yang sejajar dengan developer top global. Di usianya yang baru 24 tahun, Deo udah berhasil masuk ke ceruk pasar teknologi pertahanan yang terkenal sangat ketat dan rahasia.
Gimana Menurut Kamu Soal Inovasi Keren Ini?
Langkah Deo lewat pelacak drone Mentat ini membuktikan kalau inovasi hebat sering kali lahir dari kepekaan kita terhadap masalah di sekitar. Saat ini, proses pengujian masih terus berjalan di luar negeri sebelum nantinya siap diimplementasikan secara massal.
Nah, melihat sepak terjang Deo, apakah kamu optimis teknologi pertahanan Indonesia bisa makin maju ke depannya? jangan lupa share artikel ini ke temen-temen kamu, ya!
Penulis Akong
Akong is a writer at Nexzine, covering the latest trends and viral stories through a fresh, relatable lens for younger audiences.

