Ngaku Kontributor Media Internasional, Akun Nyimas Layla Mendadak Hilang Usai Viral Semprot Bule di Gym
- account_circle Akong
- calendar_month 2 menit yang lalu
- print Cetak

Berawal dari video komplain di gym yang viral, klaim profil mentereng Nyimas Layla kini justru dikuliti netizen hingga akunnya hilang. (Foto: Ist/Nexzine)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NEXZINE.ID – Dunia maya lagi dihebohkan sama aksi seorang perempuan bernama Nyimas Layla yang videonya viral di media sosial. Setelah panen kecaman dari netizen karena memarahi seorang warga negara asing (WNA) di sebuah gym di Bali, akun Instagram miliknya kini terpantau lenyap bak ditelan bumi.
Masalah nggak berhenti di situ, netizen yang telanjur geram mulai menguliti profilnya yang sempat mengklaim diri sebagai kontributor media ternama, The New York Times dan National Geographic.
Kronologi Kejadian: Berawal dari Konten Gym yang “Terganggu”
Semua bermula saat Nyimas mengunggah video dirinya yang sedang bersiap melakukan angkat beban (Olympic weightlifting) di sebuah pusat kebugaran di Bali. Dalam rekaman tersebut, seorang pria bule tampak melintas santai di depan kamera yang sedang merekam aktivitas olahraganya.
Nggak terima fokusnya buyar, Nyimas langsung meluapkan kekesalannya lewat sebuah unggahan di platform Threads. Ia mengeluhkan momen attempt 115% miliknya yang gagal total hanya karena ada orang lewat.
“Gimana rasanya lagi mau attempt 115% ada orang lewat. Jadi buyar kan tuh,” tulis Nyimas dalam unggahan yang kini viral di berbagai platform.
Bukan cuma curhat di medsos, dalam potongan video yang beredar, Nyimas juga terdengar melontarkan umpatan kasar yang cukup emosional kepada pria asing tersebut. Hal inilah yang memicu gelombang kritik pedas dari netizen karena dinilai terlalu berlebihan di fasilitas umum.
Mengapa Isu Ini Mendadak Ramai dan Viral?
Kekesalan netizen memuncak bukan cuma karena umpatan kasarnya, tapi karena publik mulai menyoroti bio profil Nyimas yang mentereng. Di akun media sosialnya, ia sempat menuliskan status mentereng sebagai kontributor untuk The New York Times dan National Geographic.
Melihat rekam jejak digital yang dianggap mencurigakan, warganet langsung bergerak cepat melakukan investigasi mandiri. Banyak yang meragukan keaslian klaim tersebut karena tidak menemukan portofolio tulisan atau foto atas nama Nyimas di kedua media global itu.
Tekanan demi tekanan dari netizen akhirnya membuat akun Instagram Nyimas tidak bisa lagi diakses. Hal ini makin memicu spekulasi bahwa klaim profilnya selama ini diduga hanya fiktif belaka.
Detail Pembelaan: Soal Keselamatan Olympic Weightlifting
Meskipun akun Instagram-nya hilang, Nyimas sempat memberikan klarifikasi dan pembelaan panjang lewat akun Threads pribadinya sebelum situasi makin memanas. Ia menegaskan bahwa kemarahannya bukan sekadar ego karena kontennya terganggu, melainkan murni masalah keselamatan fatal.
Aturan Platform Angkat Beban
Nyimas menjelaskan bahwa pria bule tersebut melintas di area platform yang dikhususkan untuk latihan berat, padahal saat itu kelas sedang berlangsung. Menurutnya, melipir di area berbahaya seperti itu sangat berisiko membuat atlet cedera serius jika kehilangan keseimbangan.
Tantangan untuk Netizen
Ia juga menepis komentar netizen yang menyebut si bule sebenarnya tidak benar-benar menginjak platform miliknya. Merasa benar, Nyimas bahkan sempat menantang balik netizen untuk merasakan sendiri sensasi berdiri di dekat orang yang sedang melakukan teknik snatch atau clean and jerk.
Penutup
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya spatial awareness atau kesadaran ruang saat berada di tempat olahraga umum, sekaligus etika dalam merespons konflik di media sosial. Kalau menurut kamu sendiri, tindakan Nyimas ini emang murni demi keselamatan atau reaksinya aja yang terlalu berlebihan?
Penulis Akong
Akong is a writer at Nexzine, covering the latest trends and viral stories through a fresh, relatable lens for younger audiences.

