Kasus Pemerasan Son Heung-min Berkedok Hamil Palsu Berakhir, Pelaku Resmi Masuk Penjara!
- account_circle Akong
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Drama pemerasan bintang Tottenham Hotspur, Son Heung-min, akhirnya berakhir di meja hijau dengan vonis penjara bagi pelaku. (Foto: Ist/Nexzine)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NEXZINE.ID – Kabar mengejutkan datang dari kapten timnas Korea Selatan, Son Heung-min. Bintang Tottenham Hotspur ini ternyata sempat jadi korban pemerasan bermodus kehamilan palsu oleh sepasang kekasih.
Kasus hukum yang melelahkan ini akhirnya resmi mencapai babak akhir di Mahkamah Agung Korea Selatan pada Kamis (2/7/2026). Pihak pengadilan tertinggi sepakat untuk menolak banding pelaku dan tetap menjatuhkan hukuman penjara.
Pihak berwajib mengonfirmasi bahwa Son Heung-min terpaksa menyerahkan uang hingga ratusan juta won demi melindungi reputasi dan karier sepak bolanya dari isu miring tersebut.
Kronologi Pemerasan: Uang Rp3,4 Miliar Melayang
Aksi kriminal ini diotaki oleh seorang perempuan bermarga Yang dan pacarnya yang bermarga Yong. Kejadian ini bermula pada Juni 2024, saat Yang mengancam bakal membongkar ke publik kalau dirinya tengah mengandung anak dari Son.
Karena khawatir rumor ini bakal menghancurkan nama baik dan masa depannya di dunia sepak bola, Son akhirnya menuruti tuntutan tersebut. Ia mentransfer uang sebesar 300 juta won atau sekitar Rp3,4 miliar kepada pelaku.
Tak puas sampai di situ, keserakahan pasangan kekasih ini terus berlanjut lewat beberapa aksi nekat berikut:
- Antara Maret hingga Mei 2025, pelaku kembali mencoba memeras Son sebesar 70 juta won.
- Kali ini mereka mengancam akan membeberkan cerita kehamilan sekaligus aborsi palsu tersebut kepada keluarga Son dan media.
- Untungnya, aksi pemerasan kedua ini gagal total hingga akhirnya kasus ini dilaporkan ke pihak kepolisian pada Juni 2025.
Alasan Kasus Ini Mendadak Ramai dan Bikin Geger
Netizen dan pencinta sepak bola jelas syok berat mendengar kabar ini. Sebagai salah satu ikon terbesar Asia di Liga Inggris, Son Heung-min dikenal punya citra yang sangat bersih dan jauh dari drama.
Pelaku sengaja memanfaatkan status superstar Son untuk memerasnya secara psikologis. Isu kehamilan di luar nikah dinilai sebagai senjata yang sangat sensitif di Korea Selatan karena bisa langsung membunuh karier seorang publik figur.
Kasus ini menjadi sorotan internasional karena membuktikan betapa rentannya para atlet top dunia menjadi target kejahatan siber dan pemerasan terencana.
Detail Dampak dan Vonis Akhir Pengadilan
Hukuman Penjara Tanpa Ampun
Pengadilan Distrik Pusat Seoul awalnya menjatuhkan hukuman 4 tahun penjara untuk Yang dan 2 tahun penjara untuk Yong pada Desember lalu. Meski sempat mengajukan banding, Mahkamah Agung langsung menolak mentah-mentah permohonan tersebut karena dinilai tidak memiliki dasar hukum yang kuat.
Tekanan Mental yang Dialami Son Heung-min
Hakim menyatakan bahwa tindakan pelaku sangat keji karena memanfaatkan kecemasan korban. Akibat pemerasan yang berlangsung berbulan-bulan ini, Son Heung-min diyakini mengalami tekanan psikologis dan stres berat di tengah jadwal pertandingannya yang padat.
Gimana Menurut Lo?
Untungnya, keadilan akhirnya berpihak pada Son Heung-min dan para pelaku kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi. Kasus ini jadi pengingat keras kalau status selebritas dunia punya risiko yang nggak main-main.
Kira-kira, menurut lo hukuman penjara buat pelaku udah setimpal belum dengan kerugian materiil dan mental yang dialami Son?
Penulis Akong
Akong is a writer at Nexzine, covering the latest trends and viral stories through a fresh, relatable lens for younger audiences.

