Breaking News
light_mode
hashtag

Ratusan Ular Kobra Lepas Saat Banjir Besar di China, Warga Terkena Teror Ganda!

  • account_circle Akong
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NEXZINE.ID Bayangkan kamu baru saja berjuang menyelamatkan diri dari kepungan banjir, tapi tiba-tiba ada ular kobra yang berenang di dekat kaki kamu. Horor nyata ini sedang dialami oleh warga di Desa Dengwei, Kota Hengzhou, wilayah Guangxi, China.

Bencana banjir besar yang melanda kawasan tersebut memicu situasi darurat baru yang super menegangkan. Sebuah peternakan ular lokal dilaporkan hanyut diterjang arus kencang, membuat ratusan reptil berbisa di dalamnya lepas dan menyebar ke area pemukiman warga.

Peristiwa yang terjadi pada awal Juli 2026 ini langsung bikin heboh dunia maya. Berdasarkan laporan media setempat, diperkirakan ada sekitar 800 hingga 900 ekor ular yang kini berkeliaran bebas di tengah pemukiman yang terendam air.

Kronologi Hanyutnya Peternakan Ular dan Evakuasi Warga

Kejadian ini bermula saat hujan dengan intensitas ekstrem memicu banjir bandang di sepanjang wilayah Guangxi. Arus air yang sangat deras menghantam dinding fasilitas peternakan ular di Desa Dengwei hingga jebol tanpa sisa.

Pihak otoritas dan pemilik peternakan mengonfirmasi bahwa jenis ular yang lepas bukan cuma ular biasa, melainkan didominasi oleh spesies yang sangat berbahaya.

  • Ular Kobra: Jenis ular berbisa tinggi yang sangat agresif saat merasa terancam dalam air.
  • King Rat Snake: Ular berukuran besar yang dikenal gesit dan memiliki gigitan yang kuat.
  • Spesies Berbisa Lainnya: Beberapa jenis reptil lokal yang belum teridentifikasi sepenuhnya.

Situasi makin kritis karena tim penyelamat harus membagi fokus mereka. Di satu sisi mereka harus mengevakuasi warga dari genangan air, di sisi lain mereka juga harus waspada terhadap ancaman gigitan ular.

Mengapa Isu Ini Mendadak Viral dan Bikin Ngeri?

Isu ini mendadak viral di berbagai platform media sosial karena tingkat ancamannya yang nggak main-main. Netizen menyoroti nasib para korban banjir yang kini harus menghadapi risiko ganda: kehilangan tempat tinggal sekaligus ancaman nyawa dari satwa berbisa.

Hingga tanggal 7 Juli 2026, dampak banjir di Guangxi sendiri memang sudah sangat masif. Lebih dari 84.000 warga terdampak langsung, puluhan ribu orang terpaksa diungsikan, dan proses pencarian korban hilang masih terus berjalan di tengah cuaca ekstrem.

Kombinasi antara bencana alam berskala besar dan lepasnya ratusan predator berbisa menciptakan skenario bencana yang sangat langka dan dramatis, memicu rasa penasaran sekaligus simpati dari publik global.

Detail Dampak: Korban Gigitan hingga Pembentukan Tim Pemburu

Korban Pertama Dilarikan ke Rumah Sakit

Teror ini bukan sekadar ketakutan tanpa alasan karena sudah ada korban nyata di lapangan. Setidaknya satu orang warga dilaporkan telah digigit oleh salah satu ular berbisa yang berkeliaran dan harus segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan serum antibisa.

Warga Sipil Bentuk Tim Pemburu Ular Darurat

Mengingat jumlah ular yang lepas mencapai ratusan dan sebagian besar belum berhasil ditemukan, warga sekitar akhirnya nggak tinggal diam. Bersama dengan petugas penyelamat, warga berinisiatif membentuk tim pencari ular darurat untuk menyisir langit-langit rumah, tumpukan puing, dan tanaman enceng gondok.

Stok Serum Antibisa Mulai Dipasok ke Puskesmas

Pemerintah setempat langsung bergerak cepat dengan mendistribusikan tambahan pasokan serum antibisa kobra ke seluruh posko kesehatan terdekat. Langkah antisipasi ini dilakukan untuk memastikan penanganan cepat jika ada korban gigitan baru di tengah proses evakuasi yang masih berjalan.

Selamat dari Banjir, Kini Harus Siaga Kobra

Nggak kebayang ya gimana rasanya jadi warga di sana, udah lelah menghadapi rumah yang kebanjiran, sekarang tidur pun nggak bisa tenang karena takut ada kobra bersembunyi di bawah kasur atau sofa. Proses pemulihan pasca-banjir di Guangxi dipastikan bakal memakan waktu lebih lama karena faktor keamanan lingkungan yang belum kondusif.

Gimana menurut kamu? Kalau kamu berada di posisi mereka, apa hal pertama yang bakal kamu lakukan buat melindungi diri dari ancaman ular-ular ini? jangan lupa share artikel ini ke teman-teman kamu yang harian sukanya nge-reptil!

Penulis

Akong is a writer at Nexzine, covering the latest trends and viral stories through a fresh, relatable lens for younger audiences.

Recommend

  • 7 Rekomendasi Kursus Mandarin Terbaik 2026, Dijamin Jadi Jago!

    7 Rekomendasi Kursus Mandarin Terbaik 2026, Dijamin Jadi Jago!

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Memasuki tahun 2026, penguasaan bahasa asing tak lagi sekadar nilai tambah, melainkan kebutuhan mendasar di dunia pendidikan dan dunia kerja. Salah satu bahasa yang paling banyak diminati adalah Bahasa Mandarin, mengingat jumlah penuturnya yang sangat besar serta peran strategis Tiongkok dalam perekonomian global. Kemampuan berbahasa Mandarin kini menjadi salah satu kualifikasi penting di berbagai […]

  • HP Android 1 Jutaan Terbaik 2025 Buat Belajar dan Sosmed

    HP Android 1 Jutaan Terbaik 2025 Buat Belajar dan Sosmed

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    HP Murah Tapi Nggak Murahan? Bisa! Di era serba digital, HP bukan cuma alat komunikasi, tapi juga jadi kebutuhan utama buat belajar online, scrolling media sosial, sampai nonton video. Buat kamu yang punya budget terbatas, tenang aja tahun 2025 ini masih banyak HP Android 1 jutaan terbaik yang bisa kamu andalkan tanpa bikin kantong bolong. […]

  • Kejurnas Tenis BOY 2025 Hadir dengan 134 Atlet dari Berbagai Daerah Hingga Mancanegara

    Kejurnas Tenis BOY 2025 Hadir dengan 134 Atlet dari Berbagai Daerah Hingga Mancanegara

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID, Banyuwangi – Kejurnas Tenis BOY 2025 Resmi Bergulir, Gaet 134 Atlet Junior dari Indonesia hingga Singapura. Pengurus Kabupaten Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) Banyuwangi resmi membuka Kejuaraan Nasional Tenis Banyuwangi Open Yunior (BOY) 2025 pada Jumat, 14 November 2025. Turnamen yang berlangsung di Lapangan Tenis GOR Tawangalun itu akan digelar selama tiga hari dan […]

  • Aigoxcel Selesaikan Pendanaan Pribadi Lebih dari Target dan Umumkan Jadwal IDO

    Aigoxcel Selesaikan Pendanaan Pribadi Lebih dari Target dan Umumkan Jadwal IDO

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Aigoxcel hari ini mengumumkan berhasil menyelesaikan penjualan 150 juta token AGXCE pra-penjualan, mengumpulkan dana 20% di atas target. IDO resmi dibuka bulan depan, menarik investor global. Dana akan dipakai untuk riset, ekspansi pasar, dan kepatuhan. Menurut buku putih, total AGXCE 1,5 miliar token dengan alokasi: private sale 10% (150 juta) untuk investor institusi; IDO […]

  • Deretan Wanita yang Pernah Diisukan Memiliki Kedekatan dengan Timothy Ronald

    Deretan Wanita yang Pernah Diisukan Memiliki Kedekatan dengan Timothy Ronald

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Kehidupan asmara Timothy Ronald selama ini nyaris tak pernah terungkap ke publik. Meski dikenal sebagai sosok yang kerap menuai perhatian lewat gaya bicara blak-blakan dan gaya hidup mewahnya, Timothy justru sangat tertutup soal urusan pribadi, terutama percintaan. Nama Timothy Ronald sendiri dikenal luas sebagai trader kripto sekaligus pendiri platform edukasi Akademi Crypto. Aktivitasnya […]

  • Respons Cepat Cak Armuji Soal Kasus Yai Mim Tuai Pujian, Warga Malang Sindir Wali Kotanya

    Respons Cepat Cak Armuji Soal Kasus Yai Mim Tuai Pujian, Warga Malang Sindir Wali Kotanya

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Perseteruan antara Yai Mim dan Nurul Sahara yang viral di media sosial kini bukan hanya memantik konflik horizontal warga, tetapi juga menguji responsivitas para pemimpin daerah. Yang menarik perhatian, respons cepat justru datang dari luar Kota Malang. Wakil Wali Kota Surabaya, Cak Armuji, langsung bersikap proaktif dengan memberikan dukungan kepada Yai Mim. Melalui […]

expand_less