Breaking News
light_mode
hashtag

KPK Ungkap 28 Persen Praktik Pungli Saat Penerimaan Murid Baru, Integritas Pendidikan Jadi Sorotan

  • account_circle Akong
  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NEXZINE.ID Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap bahwa praktik pungutan liar masih ditemukan dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Berdasarkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2024, sebanyak 28 persen responden mengaku mengetahui adanya pungli dalam penerimaan siswa baru, sementara 10 persen mengetahui adanya pemberian imbalan kepada pihak tertentu selama proses berlangsung.

Temuan tersebut menjadi dasar KPK menerbitkan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi dalam Penyelenggaraan SPMB.

Direktur Jejaring Pendidikan KPK, Dian Novianthi, menegaskan bahwa proses penerimaan murid baru merupakan gerbang awal pendidikan yang seharusnya mencerminkan nilai kejujuran dan integritas.

Menurutnya, apabila kecurangan sudah terjadi sejak tahap awal pendidikan, maka upaya membangun budaya antikorupsi akan menghadapi tantangan yang jauh lebih besar.

Data SPI Pendidikan 2024 menunjukkan:

  • 28 persen responden mengetahui adanya praktik pungutan liar dalam proses penerimaan murid baru.
  • 10 persen responden mengetahui adanya pemberian imbalan kepada pihak tertentu selama pelaksanaan SPMB.
  • 30 persen tenaga pendidik menganggap gratifikasi sebagai sesuatu yang lumrah.
  • 65 persen responden menyebut orang tua masih sering memberikan hadiah atau bingkisan kepada guru pada momen tertentu.

Hasil SPI Pendidikan 2024 yang dirilis KPK memperlihatkan bahwa persoalan integritas dalam dunia pendidikan belum sepenuhnya terselesaikan.

Temuan mengenai pungutan liar dan pemberian imbalan dalam SPMB kemudian menjadi salah satu landasan bagi KPK untuk menerbitkan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026.

Melalui surat edaran tersebut, KPK mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan SPMB agar menghindari berbagai bentuk pelanggaran, mulai dari pungutan liar, gratifikasi, hingga praktik korupsi lainnya.

KPK menilai langkah pencegahan perlu dilakukan sejak awal karena proses penerimaan murid baru menjadi titik pertama interaksi masyarakat dengan sistem pendidikan formal.

Temuan ini menjadi perhatian karena menyangkut proses yang menentukan akses pendidikan bagi jutaan siswa di Indonesia setiap tahun.

Ketika masyarakat melihat bahwa peluang masuk sekolah dapat dipengaruhi oleh uang, hadiah, atau kedekatan dengan pihak tertentu, kepercayaan terhadap sistem pendidikan berpotensi menurun.

Selain itu, praktik semacam ini dianggap berbahaya karena dapat menanamkan persepsi bahwa keberhasilan dapat diperoleh melalui jalan pintas, bukan melalui kemampuan dan proses yang adil.

KPK menilai pendidikan bukan hanya soal transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai moral bagi generasi muda.

Kepala Satgas Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi Kedinasan Direktorat Jejaring Pendidikan KPK, Anis Wijayanti, mengingatkan bahwa pendidikan harus menjadi sarana membangun karakter yang berintegritas.

Menurutnya, anak-anak tidak boleh tumbuh dengan pemahaman bahwa kesuksesan dapat diraih karena koneksi, kedekatan, atau uang.

KPK juga mengajak pemerintah daerah, sekolah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga integritas dalam pelaksanaan SPMB.

Selain itu, lembaga antirasuah tersebut mendorong masyarakat untuk memberikan apresiasi kepada guru dalam bentuk yang tidak menimbulkan konflik kepentingan, seperti dukungan terhadap program sekolah atau partisipasi dalam peningkatan kualitas pendidikan.

Salah satu temuan menarik dari SPI Pendidikan 2024 adalah masih kuatnya budaya pemberian hadiah kepada tenaga pendidik.

Meski sering dianggap sebagai bentuk penghargaan atau rasa terima kasih, KPK mengingatkan bahwa praktik tersebut dapat berkembang menjadi konflik kepentingan apabila tidak dikelola secara tepat.

Dalam konteks tata kelola pemerintahan yang bersih, gratifikasi tidak selalu berbentuk uang tunai. Hadiah, bingkisan, fasilitas, maupun bentuk pemberian lain yang berkaitan dengan jabatan atau kewenangan juga dapat menimbulkan persoalan integritas.

Karena itu, KPK menilai upaya membangun pendidikan yang bersih harus dimulai dari proses penerimaan murid baru hingga aktivitas pembelajaran sehari-hari di lingkungan sekolah.

Temuan KPK mengenai 28 persen praktik pungutan liar dalam proses penerimaan murid baru menunjukkan bahwa tantangan integritas di sektor pendidikan masih perlu mendapat perhatian serius.

Melalui Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026, KPK berupaya mencegah berbagai bentuk kecurangan, pungli, dan gratifikasi dalam SPMB. Langkah ini diharapkan dapat memastikan bahwa pendidikan menjadi ruang yang menjunjung kejujuran, keadilan, dan nilai antikorupsi sejak tahap paling awal.

Penulis

Akong is a writer at Nexzine, covering the latest trends and viral stories through a fresh, relatable lens for younger audiences.

Recommend

  • 7-tips-lari-anti-lemes-buat-pemula-biar-tetap-on-fire

    7 Tips Lari Anti-Lemes buat Pemula, Biar Tetap On Fire!

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NexZine – Olahraga lari sering kali menjadi pilihan pertama bagi banyak orang yang ingin memulai gaya hidup sehat. Selain sederhana, lari juga dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja tanpa memerlukan peralatan mahal. Namun, bagi pemula, penting untuk mengetahui tips lari yang benar agar aktivitas ini terasa menyenangkan dan tidak cepat melelahkan. Berikut adalah […]

  • Merasa Cemas saat Ditelepon oleh Nomor yang Tidak Dikenal Biasanya Mengalami Hal Ini

    Merasa Cemas saat Ditelepon oleh Nomor yang Tidak Dikenal Biasanya Mengalami Hal Ini

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Pernah merasa panik atau ragu saat HP berdering dari nomor asing? Tenang, Anda tidak sendirian. Fenomena ini cukup umum, terutama di era digital ketika penipuan, spam, atau telemarketing makin sering terjadi. Rasa cemas tersebut biasanya muncul karena beberapa faktor berikut: Takut penipuan: Meningkatnya modus kejahatan via telepon membuat orang lebih waspada. Tidak suka […]

  • Calvin Verdonk Main 70 Menit, Lille Taklukkan AS Roma Meski Roma Dapat Tiga Penalti

    Calvin Verdonk Main 70 Menit, Lille Taklukkan AS Roma Meski Roma Dapat Tiga Penalti

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Lille sukses mencuri tiga poin penting di Stadion Olimpico usai mengalahkan AS Roma dengan skor tipis 1-0 pada matchday kedua fase grup Liga Europa 2025/26, Jumat (3/10) dini hari WIB. Gol cepat Arnar Haraldsson di menit keenam menjadi pembeda dalam laga penuh drama tersebut. Roma sejatinya memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan lewat […]

  • Pemerintah Batalkan Diskon Listrik 50 Persen, Ini Alasan Sri Mulyani

    Pemerintah Batalkan Diskon Listrik 50 Persen, Ini Alasan Sri Mulyani

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID, Jakarta – Pemerintah resmi membatalkan rencana pemberian diskon tarif listrik sebesar 50 persen bagi pelanggan rumah tangga dengan daya di bawah 1.300 VA yang semula direncanakan berlaku selama Juni hingga Juli 2025. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Senin (2/6/2025). Menurutnya, […]

  • Francine Widjojo Menang Lelang Baju Kucing Presiden Prabowo di Petfest 2025, Tembus Rp12 Juta

    Francine Widjojo Menang Lelang Baju Kucing Presiden Prabowo di Petfest 2025, Tembus Rp12 Juta

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID, Jakarta – Anggota DPRD DKI Jakarta sekaligus pegiat kesejahteraan hewan, Francine Widjojo, menjadi sorotan usai memenangkan lelang dua baju milik Bobby Kertanegara, kucing kesayangan Presiden Prabowo Subianto, dalam ajang Petfest 2025 yang digelar di ICE BSD City, Tangerang. Francine memborong dua busana eksklusif milik Bobby berupa satu denim vest dan satu kemeja batik dengan […]

  • Efek Samping Minum Matcha Terlalu Banyak, Waspada Sebelum Terlambat!

    Efek Samping Minum Matcha Terlalu Banyak, Waspada Sebelum Terlambat!

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Belakangan ini, matcha semakin populer di kalangan anak muda. Mulai dari latte, dessert, sampai smoothie, matcha seolah jadi pilihan wajib buat nongkrong atau sekadar ikutan tren. Tapi, apakah matcha benar-benar aman kalau diminum setiap hari? Jawabannya: aman, asal tidak berlebihan. Seperti halnya kopi atau teh, terlalu banyak matcha justru bisa menimbulkan efek samping […]

expand_less