Mengenang Akihiro Miwa: Legenda Studio Ghibli dan Musisi Ikonik Jepang yang Berpulang
- account_circle Akong
- calendar_month 1 menit yang lalu
- print Cetak

Berpulang dalam damai, dunia hiburan berduka atas kehilangan sang pelopor budaya, Akihiro Miwa. (Foto: Ist/Nexzine)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NEXZINE.ID – Dunia hiburan internasional baru aja kehilangan salah satu aset terbesarnya. Musisi, aktor, sekaligus pengisi suara legendaris asal Jepang, Akihiro Miwa, dikabarkan meninggal dunia pada 20 Juni lalu di usia 91 tahun karena faktor usia (alami).
Kabar duka ini baru aja dikonfirmasi secara resmi oleh pihak agensinya pada hari Minggu. Miwa mengembuskan napas terakhirnya dengan sangat tenang di rumahnya setelah kondisi kesehatannya sempat menurun sejak tiga bulan lalu.
Sebelum berpulang, sang legenda sempat menyampaikan kata terakhir yang sangat menyentuh, yaitu sebuah ucapan “terima kasih” yang sederhana kepada orang-orang terdekatnya.
Momen Terakhir Sang Legenda
Kondisi fisik musisi kelahiran Nagasaki ini memang dilaporkan mulai melemah dalam beberapa bulan terakhir, sehingga ia memilih untuk menghabiskan waktu dengan beristirahat total di kediamannya.
Sesuai dengan wasiat terakhirnya, prosesi pemakaman dilakukan secara tertutup dan hanya dihadiri oleh keluarga dekat. Suasana pemakaman dihiasi dengan mawar kuning, warna yang sangat identik dan menjadi favorit Miwa semasa hidupnya.
Pihak agensi juga menegaskan bahwa mereka nggak bakal menggelar upacara peringatan atau penghormatan publik untuk menghormati privasi dan keinginan terakhir mendiang.
Kenapa Sosok Akihiro Miwa Begitu Berpengaruh?
Buat lo yang mungkin asing dengan namanya, lo pasti pernah dengar suaranya yang sangat berkarakter. Miwa adalah sosok di balik suara karakter ikonik di film-film mahakarya Studio Ghibli, seperti Moro di Princess Mononoke dan Witch of the Waste di Howl’s Moving Castle.
Memulai kariernya di tahun 1950-an, ia awalnya dikenal lewat musik chanson dan lagu hit ciptaannya sendiri yang berjudul “Yoitomake no Uta”. Musiknya nggak cuma sukses di Jepang, tapi juga berhasil menyentuh hati pendengar di seluruh dunia.
Lebih dari sekadar artis, Miwa adalah seorang pionir budaya yang berani. Sepanjang hidupnya, ia aktif memanfaatkan popularitasnya untuk menyuarakan perdamaian dunia serta menolak keras adanya diskriminasi dan prasangka sosial.
Penghormatan Terakhir
Kepergian Akihiro Miwa meninggalkan duka yang mendalam bagi industri seni, tidak hanya di Asia tetapi juga secara global, mengingat kontribusinya yang luar biasa dalam menjembatani budaya pop Jepang ke kancah internasional.
Tanggapan Resmi Agensi
Pihak agensi menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh fans yang telah mendukung perjalanan karier Miwa selama puluhan tahun dan meminta publik mendoakan agar sang mendiang beristirahat dengan tenang.
Fans Ghibli
Kabar ini langsung memicu gelombang duka di media sosial. Banyak fans Studio Ghibli dan pecinta musik klasik Jepang yang membagikan potongan video wawancara serta karya-karya ikonik Miwa sebagai bentuk penghormatan terakhir untuk sang idola yang dikenal berhati hangat.
Rest in Peace, Legend! Gimana Pendapat Lo?
Akihiro Miwa udah membuktikan kalau seni bisa jadi alat yang kuat buat menyebarkan pesan cinta dan perdamaian di dunia. Warisan karyanya, mulai dari musik yang indah sampai karakter Ghibli yang tak terlupakan, bakal tetap hidup di hati kita semua.
Karakter atau film Studio Ghibli mana nih yang paling membekas di ingatan lo dari suara beliau?
Penulis Akong
Akong is a writer at Nexzine, covering the latest trends and viral stories through a fresh, relatable lens for younger audiences.

