Menaker: Penguatan Kompetensi Lulusan Perguruan Tinggi Jadi Kunci Menjawab Kebutuhan Dunia Kerja
- account_circle Akong
- calendar_month 9 menit yang lalu
- print Cetak

Menaker Yassierli menekankan pentingnya penguatan kompetensi lulusan perguruan tinggi melalui pendidikan STEM untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja. (Dok. Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NEXZINE.ID – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan peningkatan kompetensi lulusan perguruan tinggi menjadi faktor penting dalam menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus mengalami perubahan. Menurutnya, kualitas pendidikan harus terus ditingkatkan agar kemampuan lulusan semakin sesuai dengan tuntutan industri.
Pernyataan tersebut disampaikan Yassierli saat membuka Rapat Tahunan Asosiasi MIPA LPTK Indonesia (AM LI) Tahun 2026 yang berlangsung di Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Pendidikan STEM perlu terus diperkuat
Dalam kesempatan itu, Menaker menyampaikan bahwa penguatan pendidikan berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) menjadi salah satu langkah penting untuk menciptakan sumber daya manusia yang siap menghadapi perkembangan teknologi.
Ia mengatakan Presiden Prabowo Subianto juga memberikan perhatian terhadap penguatan pendidikan STEM sebagai fondasi dalam membangun tenaga kerja yang mampu mengikuti kemajuan teknologi sekaligus memenuhi kebutuhan industri.
“Masih terdapat mismatch antara kompetensi lulusan dengan tuntutan dunia kerja, termasuk skill gap antara kemampuan yang dimiliki pencari kerja dan kebutuhan industri. Karena itu, berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas lulusan perlu terus diperkuat agar kesenjangan tersebut dapat diatasi,” ujar Menaker.
Kolaborasi perguruan tinggi dinilai penting
Yassierli turut memberikan apresiasi kepada para dekan yang terus menjalin koordinasi dan sinergi dalam meningkatkan mutu pendidikan. Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi langkah positif untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.
“Ini merupakan langkah yang sangat positif dan patut didukung. Kolaborasi perguruan tinggi dalam mempersiapkan lulu san yang berkualitas akan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas tenaga kerja Indonesia,” katanya.
Lulusan MIPA memiliki peluang luas
Lebih lanjut, Menaker menilai lulusan dari bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) memiliki prospek yang besar di berbagai sektor. Penguasaan ilmu pengetahuan dinilai menjadi fondasi utama dalam pengembangan pendidikan STEM.
Karena itu, ia menekankan pentingnya evaluasi kurikulum secara berkelanjutan agar mahasiswa memiliki kemampuan analitis, keterampilan memecahkan masalah, serta kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja.
“Kompetensi dasar yang kuat merupakan modal penting bagi tenaga kerja Indonesia untuk beradaptasi dengan perubahan dunia kerja sekaligus meningkatkan daya saing bangsa,” ujarnya.
Penulis Akong
Akong is a writer at Nexzine, covering the latest trends and viral stories through a fresh, relatable lens for younger audiences.

