Bullying Siswi SMP Bondowoso Viral, Dipicu Masalah Asmara
- account_circle Wardhana
- calendar_month 14 jam yang lalu
- print Cetak

Aksi bullying yang menimpa siswi SMP di Bondowoso memicu keprihatinan publik dan kini ditangani kepolisian. (Foto: Ist/Nexzine)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NEXZINE.ID – Jagat media sosial lagi dihebohkan sama video perundungan brutal yang menimpa seorang siswi SMP Negeri di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Korban yang cuma bisa menangis pasrah di area Desa Pancoran malah ditendang dan ditampar berkali-kali oleh pelaku yang diduga merupakan siswi SMK.
Video berdurasi pendek itu memperlihatkan korban berpakaian hitam didatangi rombongan pelajar perempuan lain sebelum akhirnya dianiaya secara fisik. Nggak cuma kekerasan fisik, terdengar juga suara dari balik kamera yang mengejek korban pakai bahasa Madura sampai videonya viral dan memancing kemarahan warganet.
Usut punya usut, aksi perundungan ini diduga kuat dipicu oleh masalah asmara antar remaja. Meski motif cinta monyet ini menyebar luas di masyarakat, jajaran kepolisian setempat masih terus mendalami latar belakang masalahnya secara utuh agar nggak ada simpang siur informasi.
Fenomena ini makin menegaskan kalau kasus kekerasan berbasis asmara di kalangan remaja sering kali berawal dari gesekan kecil di media sosial yang lepas kendali. Tanpa pendampingan emosional yang tepat, konflik personal antar siswa gampang banget berubah jadi aksi penganiayaan fisik yang merugikan masa depan mereka sendiri.
Merespons video viral yang bikin resah warga ini, jajaran Polres Bondowoso bergerak cepat gandeng Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Bondowoso untuk melakukan penanganan khusus. Langkah cepat ini diambil mengingat para pihak yang terlibat dalam video tersebut masih tergolong anak di bawah umur.
Proses mediasi resmi akhirnya digelar di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bondowoso dengan mempertemukan korban, terduga pelaku, dan orang tua masing-masing. Langkah kekeluargaan ini diambil langsung atas permintaan dari pihak keluarga korban demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Kasi Humas Polres Bondowoso, Iptu Bobby Siswanto, membenarkan kalau jalur mediasi ditempuh sesuai kesepakatan keluarga demi masa depan para pelajar tersebut. Kasus ini jadi pengingat keras buat kita semua tentang pentingnya menjaga emosi dan saling jaga antar sesama teman.
Bagikan artikel ini ke teman-teman kamu biar makin banyak yang paham bahaya bullying, dan pantau terus update berita kekinian lainnya cuma di Nexzine.id!
Penulis Wardhana
wardhana adalah penulis di nexzine yang meliput tren terkini dan cerita viral dengan sudut pandang segar dan relevan bagi audiens muda.

