Breaking News
light_mode
hashtag

Bantuan untuk Korban Bencana di Taput dan Sibolga Dilempar dari Helikopter, Beras Hancur dan Warga Kecewa

  • account_circle Akong
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NEXZINE.ID Penyaluran bantuan untuk korban bencana di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) dan Kota Sibolga menuai kritik tajam. Sejumlah paket beras dan sembako yang dijatuhkan dari helikopter dilaporkan hancur saat menyentuh tanah, membuat warga mempertanyakan efektivitas dan prosedur pendistribusian melalui udara tersebut.

Warga menemukan banyak kemasan bantuan dalam keadaan robek, beras pecah, hingga tercecer di sekitar permukiman yang terdampak bencana. Kondisi ini membuat bantuan yang seharusnya menyelamatkan justru tidak bisa dimanfaatkan sepenuhnya.

“Kalau memang helikopter tak bisa mendarat, setidaknya turunkan lebih dekat atau pakai tali. Biar tidak hancur, tidak mubazir,” keluh seorang warga yang terlihat memunguti sisa beras di lokasi pendaratan bantuan.

Warga Menilai Cara Penyaluran Tidak Efektif

Cara pendistribusian bantuan yang hanya dilemparkan dari udara ini memunculkan berbagai komentar bernada kecewa. Beberapa warga mengira paket bantuan akan dijatuhkan menggunakan parasut, sementara lainnya menyebut metode tersebut lebih mirip cara penyaluran dalam kondisi perang.

“Sayang sekali, pilot dan krunya ini orang baru, ya?” tulis seorang warganet menanggapi viralnya video kejadian tersebut di media sosial.

Komentar lain juga turut menyoroti minimnya evaluasi dari pihak terkait.

“Sudah sering kirim bantuan lewat udara, kok masih seperti ini. Tidak belajar dari pengalaman?” ujarnya.

Lebih keras lagi, ada warga yang mengecam tindakan tersebut dan menganggapnya tidak manusiawi.

“Ini bukan perang. Kok kayak kolonial Belanda saja ngasih bantuan dilempar begitu?” ucap seorang warga yang kesal melihat kondisi bantuan yang hancur.

Kritik Publik Mengarah pada Pemerintah

Selain menyoroti teknis lapangan, sebagian komentar menilai pemerintah kurang memperhatikan kualitas pendistribusian bantuan. Warga mempertanyakan alasan tidak menggunakan tali, alat bantu, atau metode lain yang lebih aman.

“Kenapa tidak pakai tali saja? Apa memang tidak dipikirkan dulu sebelum bertindak?” tulis seorang warga di media sosial.

Namun, ada pula suara yang mencoba melihat situasi dengan lebih bijak.

“Maksudnya ingin cepat membantu, tapi semua butuh proses dan pembelajaran,” komentar seorang warga lainnya.

Tuntutan Perbaikan Mekanisme Bantuan

Di tengah banjir kritik, publik berharap pemerintah segera mengevaluasi mekanisme penyaluran agar kejadian serupa tidak terulang. Warga menegaskan bahwa bantuan yang diberikan harus sampai dalam kondisi baik, terutama mengingat situasi darurat yang mereka hadapi.

Kekecewaan masyarakat tetap mengemuka, lantaran bantuan yang seharusnya menyelamatkan justru rusak sebelum bisa dimanfaatkan.

Pemerintah diharapkan segera memberikan penjelasan resmi dan memastikan metode distribusi yang lebih aman dan layak bagi warga terdampak bencana.

Penulis

Akong is a writer at Nexzine, covering the latest trends and viral stories through a fresh, relatable lens for younger audiences.

Recommend

  • Antonio Conte Antar Napoli Juara Serie A 2024/2025

    Antonio Conte Antar Napoli Juara Serie A 2024/2025

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Napoli sukses mengunci gelar juara Serie A 2024/2025 setelah menang 2-0 atas Cagliari di pekan terakhir. Antonio Conte kembali membuktikan magisnya dengan mempersembahkan Scudetto hanya dalam satu musim. Napoli menutup musim kompetisi Serie A 2024/2025 dengan pencapaian gemilang. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadio Diego Armando Maradona, Sabtu (24/5/2025), Il Partenopei menundukkan […]

  • Dampak Bahasa Gaul terhadap Bahasa Indonesia di Kalangan Gen Z

    Dampak Bahasa Gaul terhadap Bahasa Indonesia di Kalangan Gen Z

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Dalam era digital yang serba cepat, penggunaan bahasa mengalami transformasi besar. Salah satu fenomena yang mencolok adalah menjamurnya bahasa gaul di kalangan Generasi Z—mereka yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012. Dari media sosial hingga percakapan sehari-hari, istilah seperti “healing”, “bestie”, “ngab”, hingga “gaskeun” telah menjadi bagian dari kosakata mereka. Fenomena ini tidak […]

  • Pemerintah Targetkan Jutaan Lapangan Kerja Baru Lewat Program Strategis Nasional

    Pemerintah Targetkan Jutaan Lapangan Kerja Baru Lewat Program Strategis Nasional

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Pemerintah menegaskan komitmennya dalam memperluas lapangan kerja nasional melalui sejumlah program strategis. Agenda ini dibahas dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/9/2025). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, Presiden memberi perhatian khusus pada program yang memiliki dampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja. Salah satunya adalah […]

  • Danantara Solusi Keuangan atau Celah Baru Korupsi?

    Danantara Solusi Keuangan atau Celah Baru Korupsi?

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NexZine.id – Platform keuangan berbasis digital, Danantara, kini menjadi buah bibir di tengah pesatnya perkembangan teknologi finansial di Indonesia. Diklaim sebagai solusi bagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan akses keuangan, platform ini membawa harapan besar dalam mendorong inklusi finansial. Namun, di balik inovasinya, muncul kekhawatiran terkait potensi penyalahgunaan yang dapat membuka celah baru bagi tindak korupsi. […]

  • Daftar 16 Skincare dan Kosmetik Berbahaya Versi BPOM, Mengandung Merkuri dan Zat Terlarang

    Daftar 16 Skincare dan Kosmetik Berbahaya Versi BPOM, Mengandung Merkuri dan Zat Terlarang

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia kembali menemukan skincare dan kosmetik berbahaya yang beredar di pasaran. Dalam pengawasan rutin periode Januari–Maret 2025 (triwulan I), BPOM mengungkap ada 16 produk kosmetik yang terbukti mengandung bahan berbahaya dan dilarang. Kepala BPOM RI Taruna Ikrar mengatakan, dari total temuan tersebut, 10 produk merupakan kosmetik […]

  • Erajaya Digital Hadirkan Marshall Monobrand Store Perdana di Indonesia

    Erajaya Digital Hadirkan Marshall Monobrand Store Perdana di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID, Surabaya – Erajaya Digital secara resmi membuka Marshall Brand Store pertama di Indonesia yang berlokasi di Pakuwon Mall Surabaya, Lantai 1. Kehadiran toko monobrand Marshall ini menjadi tonggak penting bagi Erajaya Digital dalam memperkuat ekosistem ritel audio premium, sekaligus menghadirkan pengalaman brand Marshall yang lebih dekat dan imersif bagi konsumen, khususnya di wilayah Jawa […]

expand_less