Nonton Langsung Piala Dunia, Pemuda Kalbar Ini Spill Harga Tiketnya!
- account_circle Akong
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Impian jadi nyata, pemuda asal Sambas rela rogoh kocek dalam demi saksiin langsung sejarah di panggung Piala Dunia. (Foto: IG/stevenbun)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NEXZINE.ID – Nonton turnamen sepak bola paling bergengsi di planet bumi pastinya jadi impian terbesar semua pencinta bola. Hal ini baru aja diwujudin sama Steven Bun, seorang pria asal Sambas, Kalimantan Barat yang berhasil terbang langsung buat nyaksiin laga Piala Dunia. Lewat unggahan media sosialnya yang viral, Steven membagikan momen magis sekaligus ngebongkar budget yang harus dia siapin demi bisa duduk di kursi tribun stadion.
Setara 10 Ton Sawit! Ini Fakta Harga Tiket Steven Bun
Bagi sebagian orang, nominal tiket nonton pertandingan internasional mungkin cuma sekadar angka, tapi Steven memberikan analogi unik yang bikin netizen geleng-geleng kepala. Dia mengungkapkan kalau tiket yang dibelinya untuk kategori tribun belakang dibanderol dengan harga sekitar Rp22,5 juta per orang. Angka ini langsung terasa luar biasa besar ketika dikonversikan dengan komoditas lokal di daerah asalnya.
Berikut beberapa rincian menarik di balik harga tiket nonton Piala Dunia Steven Bun:
- Harga Tiket: Sekitar Rp22,5 juta per orang untuk posisi di tribun belakang.
- Analogi Sawit: Nominal tersebut setara dengan hasil penjualan sekitar 10 ton kelapa sawit di pedalaman Kalimantan Barat.
- Estimasi Harga Lokal: Perhitungan ini mengacu pada harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit daerah setempat yang berkisar di angka Rp2.200 per kilogram.
Mengapa Kisah Steven Bun Mendadak Ramai di Medsos?

Kisah Steven langsung memicu obrolan hangat di kalangan netizen karena membawa perspektif lokal yang sangat relatable bagi masyarakat Indonesia, khususnya warga Kalimantan. Analogi “10 ton sawit” menjadi simbol kerja keras dan pengorbanan yang nyata demi mengejar sebuah hobi tingkat dunia. Nggak heran kalau banyak anak muda yang merasa terinspirasi sekaligus takjub dengan dedikasi yang ditunjukkan oleh pria asal Sambas ini.
Sisi Emosional di Balik Laga dan Reaksi Netizen
Di balik kemegahan stadion dan euforia pertandingan, ada cerita haru yang bikin konten Steven terasa makin spesial dan menyentuh hati pembacanya.
Dedikasi untuk Orang Tua
Di akhir unggahannya, Steven nggak lupa menyampaikan rasa syukur yang mendalam kepada kedua orang tuanya. Menurutnya, doa dan dukungan penuh dari orang tua adalah alasan utama kenapa impian besarnya ini akhirnya bisa terwujud.
Respon Positif Netizen
Kolom komentar unggahannya pun langsung dibanjiri respons positif dari netizen yang ikut bangga melihat perwakilan anak muda daerah bisa sampai ke ajang internasional. Banyak yang memuji caranya menghargai hasil bumi daerahnya sekaligus tetap memprioritaskan rasa hormat kepada keluarga.
Dari Sambas ke Dunia, Kamu Kapan Nyusul?
Pengalaman Steven Bun ini jadi bukti kalau mimpi setinggi apa pun bisa dicapai dengan fokus dan perjuangan yang tepat, bahkan kalau jalurnya harus lewat jalur 10 ton sawit sekalipun. Nonton panggung olahraga terbesar di dunia emang butuh modal yang nggak main-main, tapi memori yang didapat bakal bertahan seumur hidup.
Kira-kira kalau di daerah kamu, harga tiket Rp22,5 juta itu setara dengan hasil panen apa nih?
Penulis Akong
Akong is a writer at Nexzine, covering the latest trends and viral stories through a fresh, relatable lens for younger audiences.

