Breaking News
light_mode
hashtag

Kebijakan Baru Kenaikan Pangkat PNS Dinilai Kontras dengan Tingginya Pengangguran Gen Z

  • account_circle Akong
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemerintah Tambah Periode Kenaikan Pangkat PNS Jadi 12 Kali Setahun

NEXZINE.ID Jurang antara kemudahan bagi aparatur negara dan kondisi masyarakat umum kembali disorot. Di tengah tingginya angka pengangguran nasional, pemerintah justru memperluas fasilitas bagi pegawai negeri sipil (PNS).

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, mengumumkan adanya perubahan besar pada periodisasi kenaikan pangkat PNS. Jika sebelumnya kenaikan pangkat hanya dibuka enam kali setahun, kini tersedia 12 kali setahun, atau setiap bulan sepanjang tahun.

“Pertama periode kenaikan pangkat. Yang tadinya 6 kali setahun jadi 12 kali setahun,” kata Zudan dalam rapat bersama Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (25/11/2025).

Perubahan ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan BKN Nomor 4 Tahun 2025 tentang Periodisasi Kenaikan Pangkat PNS.

Deretan Kemudahan Baru bagi ASN

Selain perluasan periode kenaikan pangkat, BKN juga menghadirkan sejumlah kebijakan lain untuk mendukung pengembangan karier ASN. Beberapa di antaranya:

Kebijakan Pengembangan Karier ASN

Implementasi manajemen talenta nasional

SLA layanan maksimal 5 hari kerja

Kemudahan pencantuman gelar profesi

Uji Kompetensi Jabatan Fungsional

Uji kompetensi jabatan fungsional pegawai yang sebelumnya hanya dilakukan empat kali setahun kini diperluas menjadi 12 kali setahun, sehingga pegawai dapat mengajukan uji kompetensi kapan saja sepanjang tahun.

Zudan menyebut kebijakan ini sejalan dengan semangat 3M: melindungi, memudahkan, dan membahagiakan ASN.

“Ketujuh terdapat pencantuman gelar profesi, kedelapan pangkat ASN tidak terhambat karena pangkat atasan lebih rendah dari pangkat staf,” ujarnya.

Jumlah ASN Bertambah 1,4 Juta Orang

Zudan juga memaparkan bahwa jumlah ASN di Indonesia mengalami peningkatan signifikan. Pada Januari 2025, ASN berjumlah sekitar 4,2 juta. Kini bertambah menjadi 5,58 juta, meningkat sekitar 1,4 juta orang.

Jumlah tersebut akan kembali bertambah pada 1 Desember 2025 seiring penetapan SK untuk pegawai P3K penuh waktu dan paruh waktu.

Komposisi ASN Pusat dan Daerah

  • 76% ASN bertugas di daerah (sekitar 4,2 juta orang)
  • 24% ASN bertugas di pusat (sekitar 1,3 juta orang)
  • 44% laki-laki (2,4 juta orang)
  • 56% perempuan (3,1 juta orang)

Pengangguran Tembus 7,46 Juta, Gen Z Paling Banyak Terdampak

Di sisi lain, situasi ketenagakerjaan masyarakat tidak seberuntung ASN. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah pengangguran per Agustus 2025 mencapai 7,46 juta orang.

Ironisnya, 67% atau 4,9 juta pengangguran berasal dari kelompok usia 15–29 tahun, yang mayoritas merupakan Generasi Z. Angka ini menjadi perhatian serius karena rentang usia tersebut seharusnya berada pada masa paling produktif.

“Dampaknya ini juga sangat berpengaruh karena tingginya angka pengangguran usia muda. Jadi 67% total pengangguran adalah Gen Z berusia 15 sampai 29 tahun,” ujar Ketua Umum APINDO, Shinta Kamdani, dalam Indonesia Economic Outlook National Seminar di Universitas Indonesia, Senin (24/11/2025).

Perdebatan Definisi ‘Bekerja’ dalam Statistik Indonesia

Shinta Kamdani juga menyoroti definisi “bekerja” dalam data resmi pemerintah yang dinilai terlalu longgar. Seseorang yang bekerja 1 jam dalam seminggu sudah tercatat sebagai “bekerja”, sehingga angka pengangguran tampak rendah secara statistik.

“Kami selalu berargumentasi, kalau dilihat angka pengangguran Indonesia kok bagus angkanya turun. Kenapa? Karena di kita ini kalkulasi orang bekerja, satu minggu 1 jam sudah dianggap bekerja,” kata Shinta.

Ketimpangan Kebijakan Jadi Sorotan Publik

Kontras antara kemudahan bagi PNS dan minimnya peluang kerja bagi masyarakat—terutama Gen Z—memunculkan diskusi di ruang publik mengenai keadilan kebijakan negara. Meski pemerintah fokus meningkatkan kualitas ASN, kelompok pencari kerja masih menghadapi tantangan besar dalam sektor formal maupun informal.

Penulis

Akong is a writer at Nexzine, covering the latest trends and viral stories through a fresh, relatable lens for younger audiences.

Recommend

  • Sprinkle Kebakaran Sistem Pemadam Otomatis Efektif Adiwarna

    Sprinkle Kebakaran: Sistem Pemadam Otomatis Efektif | Adiwarna

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    Taburkan Kebakaran: Sistem Pemadam Otomatis untuk Keamanan Bangunan Apa Itu Sprinkle Kebakaran? Sistem sprinkler kebakaran atau fire sprinkler adalah sistem pemadam kebakaran otomatis yang akan aktif ketika suhu ruangan mencapai titik tertentu akibat kebakaran. Udara langsung disemprotkan ke area yang terdeteksi panas, sehingga api dapat padam sebelum menyebar lebih luas. Sebagai kontraktor proteksi kebakaran berpengalaman, […]

  • Rekomendasi Penginapan di Bali: Nyaman, Instagramable, dan Ramah Budget

    Rekomendasi Penginapan di Bali: Nyaman, Instagramable, dan Ramah Budget

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    Mengapa Bali Selalu Jadi Pilihan Liburan? Bali tidak pernah kehilangan pesonanya. Dari pantai berpasir putih, budaya yang kental, hingga kehidupan malam yang seru, pulau ini selalu masuk daftar liburan favorit banyak orang. Nah, salah satu hal penting yang bikin liburan semakin berkesan adalah tempat menginap. Kabar baiknya, Bali punya banyak pilihan penginapan yang bisa disesuaikan […]

  • Barang Wajib Anak Magang Bawa ke Kantor – Biar Gak Kacau

    Barang Wajib Anak Magang Bawa ke Kantor – Biar Gak Kacau

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    Persiapan Sebelum Magang: Jangan Datang Kosong! Hari pertama magang bisa jadi momen yang bikin deg-degan. Selain penampilan, hal penting lain yang sering diremehkan adalah barang bawaan. Jangan sampai kamu terlihat gak siap atau malah bolak-balik minta pinjam barang ke orang kantor. Yuk, pastikan kamu datang dengan perlengkapan lengkap dan siap kerja! Barang-Barang Wajib Anak Magang […]

  • TSMC Luncurkan Chip 2nm Tercanggih di Dunia, Siap Produksi Massal Akhir Tahun Ini

    TSMC Luncurkan Chip 2nm Tercanggih di Dunia, Siap Produksi Massal Akhir Tahun Ini

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) resmi memperkenalkan chip 2 nanometer (2nm), yang diklaim sebagai mikrocip tercanggih di dunia. Chip ini dijadwalkan masuk tahap produksi massal pada paruh kedua tahun 2025 dan disebut-sebut akan menjadi terobosan besar dalam hal kinerja serta efisiensi energi. Langkah ini menjadi lompatan teknologi signifikan, mengingat chip 2nm diprediksi mampu […]

  • BEM UNTAG 45 Banyuwangi Gelar Diskusi Publik, Soroti Korupsi, Tambang Tumpang Pitu hingga Anak Putus Sekolah

    BEM UNTAG 45 Banyuwangi Gelar Diskusi Publik, Soroti Korupsi, Tambang Tumpang Pitu hingga Anak Putus Sekolah

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID, Banyuwangi – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) 45 Banyuwangi menggelar Diskusi Publik bertajuk “Peran Pemuda dalam Mengkritisi Kebijakan Publik dari Tingkat Lokal dan Nasional” pada Senin (8/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Auditorium UNTAG 45 Banyuwangi tersebut dimulai pukul 13.00 WIB dan menghadirkan berbagai unsur penting, mulai dari mahasiswa, pemerintah daerah, […]

  • Nama Raffi Ahmad Disebut Pandji Pragiwaksono Saat Bahas Money Laundering

    Nama Raffi Ahmad Disebut Pandji Pragiwaksono Saat Bahas Money Laundering

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Nama Raffi Ahmad kembali menjadi perbincangan publik setelah disebut oleh komedian sekaligus podcaster terkenal, Pandji Pragiwaksono, dalam sebuah materi stand up comedy yang membahas isu money laundering atau pencucian uang. Potongan video penampilan tersebut kemudian beredar luas di media sosial dan memicu beragam respons dari warganet. Namun, penyebutan nama Raffi Ahmad dalam materi […]

expand_less