Trending
light_mode
Trending Tags

Gaji Guru Honorer Disorot Ferry Irwandi, Mengapa Pegawai MBG Bisa Lebih Tinggi?

  • account_circle Tim Nexzine
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • print Cetak
Gaji Guru Honorer Disorot Ferry Irwandi, Mengapa Pegawai MBG Bisa Lebih Tinggi-nexzine.id
Gaji Guru Honorer Disorot Ferry Irwandi, Mengapa Pegawai MBG Bisa Lebih Tinggi. (Foto: YT/malaka)

NEXZINE.ID Isu kesejahteraan guru kembali menjadi sorotan publik. Di tengah berbagai upaya reformasi kurikulum dan peningkatan mutu pendidikan, masih banyak guru honorer di Indonesia yang menerima gaji jauh dari kata layak. Bahkan, dalam sejumlah kasus yang viral di media sosial, gaji guru honorer dilaporkan hanya ratusan ribu rupiah per bulan, bahkan ada yang mencapai Rp60.000 per bulan.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan mendasar: mengapa profesi yang menjadi tulang punggung pembangunan sumber daya manusia justru berada dalam kondisi ekonomi yang rapuh?

Pendidikan Berkualitas Mustahil Tanpa Guru yang Sejahtera

Pakar kebijakan publik menegaskan bahwa kualitas pendidikan tidak akan pernah optimal jika kesejahteraan guru diabaikan. Kurikulum yang baik, buku pelajaran berkualitas, dan fasilitas modern tidak akan berdampak maksimal apabila tenaga pendidiknya hidup dalam ketidakpastian ekonomi.

Karena itu, isu gaji guru honorer bukan sekadar persoalan individual, melainkan masalah struktural dalam tata kelola pendidikan nasional.

Landasan Hukum: Mengapa Pemerintah Daerah Tak Bisa Lagi Menggaji Honorer?

Salah satu akar masalah utama terletak pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam regulasi tersebut, pemerintah daerah secara tegas dilarang mengangkat dan menggaji tenaga honorer.

Sebelum UU ini berlaku, guru honorer direkrut dan digaji oleh pemerintah daerah. Namun setelah regulasi diterapkan, kewenangan tersebut dicabut. Akibatnya, status guru honorer menjadi semakin tidak jelas secara hukum dan kelembagaan.

Siapa yang Bertanggung Jawab atas Gaji Guru Honorer?

Pasca UU ASN 2023, rekrutmen guru honorer hanya dapat dilakukan oleh satuan pendidikan (sekolah) secara mandiri. Artinya:

  • Sekolah menentukan kebutuhan guru
  • Sekolah menghitung kemampuan keuangan
  • Sekolah menetapkan besaran gaji sesuai anggaran

Untuk sekolah negeri, sumber dana berasal dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Sementara sekolah swasta bergantung pada yayasan masing-masing. Kondisi ini menyebabkan tidak adanya standar nasional gaji guru honorer, sehingga besaran upah sangat bervariasi dan kerap tidak layak.

Mengapa Kritik ke Pemerintah Pusat Sering Salah Sasaran?

Di media sosial, banyak warganet menandai Menteri Pendidikan atau pemerintah pusat saat membahas rendahnya gaji guru honorer. Namun secara kewenangan, pemerintah pusat tidak memegang kontrol langsung atas penggajian guru honorer.

Sebelum dan sesudah UU ASN 2023, pengelolaan guru honorer berada di level daerah dan satuan pendidikan, bukan kementerian.

Dana Pendidikan 20% APBN, Mengalir ke Mana?

Konstitusi mewajibkan alokasi 20% APBN untuk pendidikan, namun dana tersebut tidak seluruhnya dikelola Kementerian Pendidikan. Sebagian besar, bahkan mencapai 80–90%, disalurkan ke pemerintah daerah melalui skema:

  • Dana Alokasi Umum (DAU)
  • Dana Alokasi Khusus (DAK), termasuk DAK Nonfisik

Masalahnya, sejumlah daerah dinilai tidak optimal dalam pengelolaan dan penyaluran dana pendidikan, bahkan ada temuan penggunaan anggaran yang tidak tepat sasaran.

Gaji Guru Honorer Telat: Masalah BOS dan Data Dapodik

Kasus penunggakan gaji guru honorer sering kali berkaitan dengan keterlambatan pencairan dana BOS. Salah satu penyebab utamanya adalah ketidaksesuaian data sekolah dalam sistem Dapodik.

Kesalahan data rekening, jumlah guru, hingga sarana prasarana membuat proses verifikasi dana BOS gagal dan harus diulang, sehingga pencairan tertunda. Dampaknya, sekolah tidak memiliki dana untuk membayar gaji guru honorer tepat waktu.

Lambatnya Laporan Pemda Picu Dana Pendidikan Tersendat

Selain faktor sekolah, keterlambatan laporan dari pemerintah daerah juga menjadi penyebab utama. Data menunjukkan bahwa pada 2022, realisasi DAK Nonfisik sempat turun hingga 32,5% akibat keterlambatan laporan pemda ke pemerintah pusat.

Karena mekanisme verifikasi yang ketat, pemerintah pusat terpaksa menahan penyaluran dana tahap berikutnya untuk menghindari penyimpangan anggaran.

Distribusi Guru Tidak Merata, Bukan Sekadar Kekurangan

Secara nasional, Indonesia sebenarnya tidak kekurangan guru secara jumlah. Rasio guru dan murid di tingkat SD mencapai 1:16, jauh lebih baik dari standar global 1:28.

Namun, masalah terletak pada distribusi dan bidang studi. Data menunjukkan kelebihan sekitar 230.000 guru, terdiri dari ASN dan non-ASN, di mata pelajaran tertentu, sementara daerah dan bidang lain justru kekurangan.

P3K: Solusi yang Belum Dimanfaatkan Optimal

Pemerintah pusat telah menyediakan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) sebagai solusi jangka menengah. Namun ironisnya, banyak pemerintah daerah tidak mengusulkan formasi secara maksimal.

Pada 2024, kebutuhan guru mencapai lebih dari 419.000, namun usulan pemda hanya sekitar separuhnya. Bahkan, di sejumlah daerah, gaji P3K juga dilaporkan terlambat dibayarkan, meski anggarannya telah disediakan melalui DAU.

Kabar Positif: Tunjangan Guru Honorer dari Pemerintah Pusat

Di tengah berbagai persoalan, pemerintah pusat memberikan sinyal positif. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa mulai akhir 2025, guru honorer yang lulus PPG akan menerima tunjangan sertifikasi sebesar Rp2 juta per bulan.

Selain itu, tunjangan guru non-sertifikasi juga mengalami kenaikan dari Rp300.000 menjadi Rp500.000 per bulan.

Kesimpulan: Masalah Kompleks, Butuh Solusi Terintegrasi

Persoalan gaji guru honorer tidak sesederhana menambah anggaran. Masalah ini melibatkan:

  • Regulasi ASN
  • Tata kelola BOS dan DAK
  • Kinerja pemerintah daerah

Distribusi guru nasional

Tanpa perbaikan menyeluruh dan pengawasan ketat di tingkat daerah dan sekolah, kesejahteraan guru honorer akan terus menjadi masalah laten dalam sistem pendidikan Indonesia.

Memahami persoalan secara utuh adalah langkah awal agar kritik publik tepat sasaran dan solusi yang dihasilkan benar-benar berdampak.

Penulis

Tim Nexzine adalah tim redaksi dan kreatif di balik portal media digital Nexzine.id yang berfokus pada penyajian informasi terkini, artikel informatif, serta berbagai topik yang relevan bagi pembaca Indonesia. Dengan mengedepankan akurasi, kecepatan, dan kualitas konten, Tim Nexzine berkomitmen menghadirkan berita dan ulasan yang mudah dipahami serta bermanfaat bagi masyarakat luas.

Rekomendasi Untuk Anda

  • 7 Kuliner Khas Bali yang Wajib Dicoba Saat Berkunjung ke Pulau Dewata

    7 Kuliner Khas Bali yang Wajib Dicoba Saat Berkunjung ke Pulau Dewata

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Tim Nexzine
    • 0Komentar

    7 Kuliner Khas Bali yang Wajib Dicoba Saat Berkunjung ke Pulau Dewata. (Foto: Istimewa) NexZine.id – Bali tidak hanya terkenal dengan pantai dan budayanya yang memukau, tetapi juga dengan kulinernya yang lezat dan unik. Jika Anda berencana mengunjungi Pulau Dewata, jangan lupa untuk mencicipi 7 kuliner khas Bali berikut ini yang dijamin akan memanjakan lidah […]

  • Pildun 2026: Jadwal, Tim Peserta, Format Baru, dan Fakta Menarik yang Wajib Lo Tahu

    Pildun 2026: Jadwal, Tim Peserta, Format Baru, dan Fakta Menarik yang Wajib Lo Tahu

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Tim Nexzine
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Piala Dunia FIFA 2026 atau yang sering disebut Pildun 2026 menjadi salah satu ajang olahraga paling dinantikan oleh penggemar sepak bola di seluruh dunia. Turnamen ini diprediksi bakal mencetak sejarah baru karena untuk pertama kalinya diikuti oleh 48 negara peserta, lebih banyak dibanding edisi sebelumnya yang hanya diikuti 32 tim. Selain jumlah peserta […]

  • 10 Cara Balikan Sama Mantan yang Ampuh dan Elegan, Wajib Kamu Coba!

    10 Cara Balikan Sama Mantan yang Ampuh dan Elegan, Wajib Kamu Coba!

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Tim Nexzine
    • 0Komentar

     10 Cara Balikan Sama Mantan yang Ampuh dan Elegan, Wajib Kamu Coba. (Foto: Freepik) Kenapa Banyak Orang Ingin Balikan Sama Mantan? Putus cinta bukan akhir dari segalanya. Namun dalam beberapa kasus, cinta lama bisa bersemi kembali. Balikan dengan mantan bukan hal tabu, asalkan dilakukan dengan cara yang sehat dan dewasa. Artikel ini membahas cara balikan […]

  • Jokowi Sebut PSI Punya Masa Depan Cerah, PSI Siap Jadi Partai Raksasa di 2034

    Jokowi Sebut PSI Punya Masa Depan Cerah, PSI Siap Jadi Partai Raksasa di 2034

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Tim Nexzine
    • 0Komentar

      Jokowi Sebut PSI Punya Masa Depan Cerah, PSI Siap Jadi Partai Raksasa di 2034. (Foto: Ist) NEXZINE.ID – Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ramalan politik mengejutkan soal masa depan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ia optimistis PSI akan menjelma menjadi partai besar pada Pemilu 2034, meskipun tidak untuk 2029. Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi saat […]

  • Menpora Dito Dukung One Pride MMA, Tegaskan Komitmen Kembangkan Industri Olahraga Combat

    Menpora Dito Dukung One Pride MMA, Tegaskan Komitmen Kembangkan Industri Olahraga Combat

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Tim Nexzine
    • 0Komentar

    Menpora Dito Dukung One Pride MMA, Tegaskan Komitmen Kembangkan Industri Olahraga Combat. (Foto: Humas Kemenpora) NEXZINE.ID, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo, menyatakan dukungan penuh terhadap perkembangan olahraga beladiri campuran atau Mixed Martial Arts (MMA) di Tanah Air. Hal ini ditegaskan dalam konferensi pers One Pride MMA yang digelar […]

  • Prabowo Minta Anggaran Negara Dijaga Demi Perluasan Program Sekolah Rakyat

    Prabowo Minta Anggaran Negara Dijaga Demi Perluasan Program Sekolah Rakyat

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Tim Nexzine
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pengelolaan anggaran negara secara efisien untuk mendukung perluasan Program Sekolah Rakyat bagi masyarakat miskin dan kurang mampu. Pernyataan tersebut disampaikan saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026). Menurut Prabowo, kebutuhan masyarakat terhadap program pendidikan tersebut masih sangat tinggi sehingga pemerintah harus memastikan setiap rupiah […]

expand_less