Ahok Sentil Pemerintah Soal Demo Mahasiswa: “Nggak Usah Takut, Bila Perlu Buka Live di TikTok!”
- account_circle Akong
- calendar_month 47 menit yang lalu
- print Cetak

Berani beda, Ahok tantang pemerintah buat buka-bukaan anggaran sampai satuan ketiga dan ajak Wapres live bareng mahasiswa pendemo. (Foto: Ist/Nexzine)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NEXZINE.ID – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, kembali menarik perhatian publik lewat pernyataannya yang blak-blakan. Kali ini, Ahok menyoroti sikap pemerintah yang terkesan defensif dalam menghadapi aksi demonstrasi mahasiswa baru-baru ini. Menurutnya, pemerintah nggak perlu panik apalagi sampai mengerahkan pasukan cadangan untuk menghadapi aspirasi anak muda.
Gaya kepemimpinan Ahok yang ceplas-ceplos kembali terlihat saat ia membagikan pengalamannya dulu sewaktu memimpin Jakarta. Ia merasa heran kenapa para pejabat sekarang justru terkesan menghindari dialog langsung dengan massa.
“Waktu saya jadi gubernur juga buruh demo saya. Saya keluar, saya datang hadapin, saya tanya maunya apa,” ujar Ahok dalam sebuah tayangan video yang viral di media sosial.
Solusi e-KTP dan Kritik Keras Pembentukan Badan Gizi Nasional
Ahok menilai bahwa tuntutan mahasiswa saat ini sebenarnya sangat logis, terutama yang berkaitan dengan penghematan anggaran negara. Ia bahkan mengkritik keras pembentukan Badan Gizi Nasional (BGN) yang dianggapnya sebagai pemborosan birokrasi baru. Menurut Ahok, pemerintah bisa menghemat banyak anggaran kalau mau memaksimalkan fungsi e-KTP.
Berikut adalah beberapa poin alternatif penghematan yang ditawarkan oleh Ahok:
- Subsidi Langsung Lewat Voucher Digital: Daripada bikin lembaga baru, pemerintah cukup memakai sistem voucher digital yang diintegrasikan langsung ke KTP masyarakat untuk distribusi subsidi BBM atau pangan.
- Sistem Satu Kartu Keluarga (KK): Mengunci kuota subsidi berdasarkan basis data KK agar tidak terjadi kecurangan (fraud) di lapangan.
- Top-Up Subsidi ke Konsumen: Meniru kesuksesannya di Jakarta dulu saat menstabilkan harga daging sapi, di mana subsidi diberikan langsung ke orangnya, bukan ke barangnya.
Ahok menegaskan bahwa dengan teknologi e-KTP yang sudah punya chip, pelacakan distribusi bantuan harusnya jauh lebih gampang dan transparan.
Mengapa Isu Ini Mendadak Ramai di Medsos?
Kritik Ahok ini langsung memicu perbincangan hangat di kalangan netizen dan akademisi karena momentumnya yang pas. Mahasiswa dari berbagai kampus besar seperti UI dan UGM emang lagi gencar menyuarakan keresahan soal kondisi ekonomi dan kebijakan transparansi.
Ungkapan Ahok yang menyebut bahwa dirinya pun “bisa ikut marah kalau masih jadi mahasiswa” seolah menjadi bensin yang membakar semangat para demonstran di media sosial. Banyak yang merasa suara mereka akhirnya diwakili oleh sosok politisi senior.
Tantang Pembuktian Terbalik Harta Pejabat dan Desak Wapres Temui Massa
Nggak tanggung-tanggung, Ahok juga memberikan usulan ekstrem kepada Presiden untuk segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu). Perpu ini nantinya berfokus pada pembuktian terbalik harta kekayaan bagi seluruh pejabat publik.
Kondisi Terkini
Hingga saat ini, pihak Istana belum memberikan respons resmi terkait usulan spesifik dari Ahok mengenai perombakan sistem subsidi ataupun tantangan keterbukaan anggaran.
Reaksi Netizen
Di platform X (Twitter) dan TikTok, potongan video Ahok ini langsung dibanjiri ribuan komentar. Banyak netizen yang setuju dengan ide Ahok agar pertemuan antara Wakil Presiden dan perwakilan mahasiswa disiarkan secara live tanpa sensor.
Buka Anggaran Sampai Satuan Ketiga Biar Rakyat Percaya
Sebagai penutup, Ahok mengingatkan bahwa kunci utama untuk meredam demo bukanlah dengan mengerahkan aparat, melainkan dengan membangun kembali kepercayaan publik (trust). Caranya sangat simpel: buka semua detail perjalanan dinas dan anggaran belanja sampai satuan ketiga di website resmi pemerintah.
“Alangkah kerennya kalau Mas Wapres terima tuh dari UI, dari UGM, nggak usah banyak-banyak, yang penting terbuka live di YouTube atau TikTok,” pungkasnya.
Kalau menurut lo gimana, nih? Apakah lo setuju sama usulan Ahok yang minta anggaran pemerintah dibuka transparan sampai satuan ketiga?
Penulis Akong
Akong is a writer at Nexzine, covering the latest trends and viral stories through a fresh, relatable lens for younger audiences.

