Breaking News
light_mode
hashtag
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Santri Ikut Ngecor Pondok Pesantren Jadi Sorotan, Gus Miftah: Itu Bentuk Mencari Berkah

  • account_circle Wardhana
  • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NEXZINE.ID – Belakangan ini media sosial dihebohkan dengan video puluhan santri yang ikut mengecor bangunan pondok pesantren. Aksi tersebut ramai diperbincangkan publik karena dianggap tidak layak dan menuai pro dan kontra di kalangan netizen.

Fenomena ini mencuat setelah tragedi runtuhnya musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Senin (28/9/2025) lalu. Menurut data BNPB awal Oktober, terdapat 171 korban terdampak, dengan 67 meninggal dunia dan 104 orang selamat.

Usai insiden itu, muncul pengakuan orang tua korban yang menyebut sang anak sempat diminta ikut membantu pekerjaan pengecoran bangunan pondok. Tak lama berselang, video serupa dari pondok lain yang memperlihatkan para santri ikut ngecor juga viral di platform X (Twitter).

Pro dan Kontra di Kalangan Netizen

Beredarnya video tersebut membuat publik terbagi menjadi dua kubu. Sebagian netizen menilai aktivitas itu tidak aman dan seharusnya dikerjakan oleh tenaga profesional, sementara sebagian lain menganggapnya sebagai bentuk gotong royong khas pesantren.

Ratusan komentar membanjiri unggahan video di X. Tak sedikit yang menyindir bahwa para kiai hidup mewah, sementara santri disuruh “nguli” membangun pondok.

Gus Miftah: “Itu Bukan Nguli, tapi Tabarrukan”

Menanggapi kontroversi tersebut, Gus Miftah akhirnya angkat bicara melalui acara Mujahadah Dzikrul Ghofilin di Ponpes Ora Aji, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (11/10/2025).

Menurutnya, fenomena santri ikut membantu pembangunan pondok bukanlah eksploitasi, melainkan tradisi lama yang disebut “Ro’an” bentuk kerja bakti santri sebagai tabarrukan (mencari keberkahan).

“Kok sekarang ada yang bilang ‘di ponpes stop nguli’. Semua bangunan pasrahkan ke tukang. Orang yang pernah mondok tidak akan pernah mengatakan itu nguli. Ro’an itu bukan nguli, tapi tabarrukan, ngalap berkah,” ujar Gus Miftah.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan kewajiban dari kiai, melainkan inisiatif santri sendiri.

“Itu bukan perintah, tapi keinginan para santri. Orang yang mengatakan kerja bakti di pondok itu nguli, saya pastikan orang itu nggak pernah mondok,” tambahnya.

Pondok Al Khoziny dan Jejak Tokoh Besar

Dalam kesempatan yang sama, Gus Miftah juga menyinggung tentang Ponpes Al Khoziny Buduran, tempat musibah terjadi. Ia menyebut pondok tersebut memiliki sejarah panjang dan telah melahirkan tokoh besar bangsa, di antaranya KH Hasyim Asy’ari, Mbah Kholil, dan Mbah Wahab — tokoh penting dalam pendirian Nahdlatul Ulama (NU).

“Saya malu ada yang bilang kiai naik Pajero, Bu Nyai naik Alphard, santri disuruh nguli. Itu bahasa yang nggak pernah mondok. Pondok seperti Al Khoziny itu tempat lahirnya ulama besar,” tegasnya.

Video Gus Miftah Viral di Media Sosial

Potongan video pernyataan Gus Miftah itu kemudian viral di platform X setelah diunggah oleh akun @CakKhum. Dalam waktu singkat, video tersebut mendapat ratusan retweet dan komentar.

Sebagian netizen mendukung pandangan Gus Miftah, menilai bahwa nilai gotong royong dan kebersamaan santri memang menjadi ciri khas kehidupan pesantren. Namun, ada pula yang tetap menilai kegiatan fisik berat seperti ngecor sebaiknya dilakukan oleh tenaga ahli demi keselamatan.

Fenomena santri ikut “ngecor” pondok pesantren menjadi refleksi menarik tentang kebudayaan dan semangat kebersamaan di dunia pesantren. Meski menuai kritik, Gus Miftah menegaskan bahwa niat utama para santri bukanlah bekerja seperti buruh bangunan, melainkan berpartisipasi dalam ibadah dan mencari berkah.

Penulis

wardhana adalah penulis di nexzine yang meliput tren terkini dan cerita viral dengan sudut pandang segar dan relevan bagi audiens.

Recommend

  • Perubahan Pola Konsumsi Berita Digital di Kalangan Anak Muda di Era Media Sosial dan Mobile

    Perubahan Pola Konsumsi Berita Digital di Kalangan Anak Muda di Era Media Sosial dan Mobile

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE. ID – Perkembangan teknologi digital telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan, termasuk cara masyarakat mengonsumsi berita. Perubahan ini paling terasa di kalangan anak muda, generasi yang tumbuh bersama internet, smartphone, dan media sosial. Jika sebelumnya berita identik dengan koran cetak atau siaran televisi, kini informasi hadir dalam bentuk notifikasi singkat, video pendek, hingga thread […]

  • Prabowo Yakin Indonesia Jadi Ekonomi Nomor 4 Dunia pada 2045, Singgung Akan Tetap Awasi Generasi Penerus

    Prabowo Yakin Indonesia Jadi Ekonomi Nomor 4 Dunia pada 2045, Singgung Akan Tetap Awasi Generasi Penerus

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan optimisme bahwa Indonesia berpeluang menjadi negara dengan ekonomi terbesar keempat di dunia pada tahun 2045. Pernyataan itu disampaikan saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI XVIII di Bandar Lampung, Rabu (10/6). Dalam pidatonya, Prabowo tidak hanya berbicara mengenai prospek ekonomi nasional, tetapi juga menyampaikan pesan kepada generasi muda dan pengusaha […]

  • Lampu Penerangan Jalan Umum Perlu Perhitungan Teknis yang Tepat

    Lampu Penerangan Jalan Umum Perlu Perhitungan Teknis yang Tepat

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) dinilai memerlukan perhitungan teknis yang tepat agar dapat berfungsi optimal dan mendukung keselamatan pengguna jalan. Lebih dari sekadar pemasangan tiang dan lampu, sistem PJU melibatkan aspek teknis yang berkaitan dengan pencahayaan, kelistrikan, dan kondisi lingkungan sekitar. Dalam pengembangan infrastruktur jalan, PJU sering dipandang sebagai pelengkap yang dipasang setelah […]

  • 5 Aplikasi Dating Paling Mujarab, Dijamin Dapat Jodoh Serius!

    5 Aplikasi Dating Paling Mujarab, Dijamin Dapat Jodoh Serius!

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Di era digital seperti sekarang, mencari pasangan hidup bisa dilakukan dengan mudah melalui aplikasi dating. Tidak sekadar untuk sekadar berteman, banyak aplikasi kini dirancang khusus untuk membantu pengguna menemukan pasangan serius. Berikut 5 aplikasi dating yang terbukti mujarab dan bisa kamu coba untuk menemukan jodoh impian! 1. Tinder — Aplikasi Paling Populer dengan […]

  • KPK Cegah Yaqut Cholil Qoumas ke Luar Negeri, Dugaan Korupsi Kuota Haji Rugikan Negara Rp1 Triliun

    KPK Cegah Yaqut Cholil Qoumas ke Luar Negeri, Dugaan Korupsi Kuota Haji Rugikan Negara Rp1 Triliun

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mencegah mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) bepergian ke luar negeri terkait kasus dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023–2024. Pencekalan ini berlaku selama enam bulan, terhitung sejak 11 Agustus 2025. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan larangan tersebut juga berlaku untuk dua orang […]

  • Suasana mediasi warga terkait dugaan hubungan sesama jenis di Comal Pemalang.

    Geger! Dua Pria Diduga Jalin Hubungan Sesama Jenis di Comal Digerebek Warga

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Warga Kelurahan Purwoharjo, Kecamatan Comal, Pemalang baru-baru ini dibuat heboh oleh aksi penggerebekan malam hari. Dua orang pria diamankan warga setempat karena diduga kuat terlibat dalam hubungan sesama jenis. Demi menghindari hal-hal yang nggak diinginkan, kedua pria tersebut langsung digiring oleh warga menuju tempat mediasi. Kasus ini pun langsung menarik perhatian netizen dan […]

expand_less