Breaking News
light_mode
hashtag

Dolar AS Tembus Rp18.000, Pada Era Presiden Siapa Rupiah Pernah Paling Kuat?

  • account_circle Akong
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NEXZINE.ID Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah kembali menjadi perhatian publik setelah menyentuh level Rp18.000 per dolar AS. Angka ini memicu perdebatan di media sosial, terutama mengenai kondisi ekonomi Indonesia dan perbandingan kurs dolar pada era presiden-presiden sebelumnya.

Banyak masyarakat mempertanyakan, pada masa pemerintahan siapa rupiah pernah berada pada posisi paling kuat terhadap dolar AS?

Tembusnya level Rp18.000 membuat dolar AS berada di salah satu titik tertinggi dalam sejarah pergerakan nilai tukar rupiah.

Kenaikan dolar berarti nilai rupiah melemah karena dibutuhkan lebih banyak rupiah untuk membeli satu dolar AS.

Meski demikian, pergerakan kurs tidak hanya dipengaruhi kebijakan pemerintah, tetapi juga kondisi ekonomi global, suku bunga Amerika Serikat, arus investasi, hingga situasi geopolitik internasional.

Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS telah mengalami berbagai fase sejak Indonesia memasuki era reformasi.

Pada masa krisis ekonomi Asia tahun 1998, rupiah sempat terpuruk hingga mendekati Rp17.000 per dolar AS.

Memasuki awal tahun 2000-an, kondisi ekonomi Indonesia berangsur pulih dan nilai tukar rupiah mulai menguat.

Dalam beberapa periode berikutnya, kurs dolar bergerak fluktuatif mengikuti dinamika ekonomi nasional maupun global.

Kini, saat dolar AS kembali menyentuh level Rp18.000, perbandingan dengan periode pemerintahan sebelumnya kembali menjadi topik hangat di kalangan masyarakat.

Pada Era Presiden Siapa Rupiah Pernah Paling Kuat?

Jika melihat rata-rata pergerakan kurs pasca reformasi, rupiah relatif berada pada posisi paling kuat pada era awal pemerintahan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono.

Pada beberapa periode di era tersebut, kurs dolar AS sempat bergerak di kisaran Rp8.000 hingga Rp9.000 per dolar AS.

Sementara itu:

  • Era B. J. Habibie diwarnai pemulihan pasca krisis moneter.
  • Era Abdurrahman Wahid masih menghadapi tekanan ekonomi dan politik.
  • Era Megawati Soekarnoputri menunjukkan stabilisasi ekonomi.
  • Era Joko Widodo umumnya berada di rentang Rp13.000 hingga Rp16.000 per dolar AS.
  • Pada era Prabowo Subianto, kurs kembali menjadi sorotan setelah dolar AS menyentuh level Rp18.000.

Namun perlu dipahami bahwa membandingkan kurs antar era presiden tidak selalu mencerminkan keberhasilan atau kegagalan ekonomi secara langsung karena faktor global memiliki pengaruh sangat besar.

Mengapa Hal Ini Menjadi Sorotan?

Kurs dolar merupakan salah satu indikator ekonomi yang paling mudah dipahami masyarakat.

Ketika dolar naik tajam:

  • Harga barang impor berpotensi meningkat.
  • Biaya perjalanan ke luar negeri menjadi lebih mahal.
  • Beban utang luar negeri dalam dolar bertambah.
  • Biaya bahan baku industri tertentu ikut naik.

Karena dampaknya bisa dirasakan secara luas, pergerakan kurs selalu menjadi topik yang menarik perhatian publik.

Dampak dan Respons

Pelemahan rupiah berpotensi memengaruhi berbagai sektor ekonomi, terutama industri yang bergantung pada impor bahan baku dan transaksi internasional.

Di sisi lain, beberapa sektor justru dapat memperoleh keuntungan, seperti eksportir yang menerima pembayaran dalam dolar AS karena nilai pendapatan mereka menjadi lebih besar saat dikonversi ke rupiah.

Di media sosial, perdebatan mengenai kurs dolar juga memunculkan berbagai perbandingan antar pemerintahan, meski para ekonom sering mengingatkan bahwa nilai tukar dipengaruhi banyak faktor di luar kendali pemerintah.

Fakta yang Perlu Diketahui Pembaca

Ada beberapa hal penting yang sering luput dari perhatian publik:

  1. Kurs dolar bukan satu-satunya ukuran kesehatan ekonomi.
  2. Inflasi, pertumbuhan ekonomi, investasi, dan tingkat pengangguran juga menjadi indikator penting.
  3. Negara dengan ekonomi kuat sekalipun dapat mengalami pelemahan mata uang akibat tekanan global.
  4. Kebijakan suku bunga bank sentral AS sering memengaruhi nilai tukar berbagai mata uang dunia, termasuk rupiah.

Kesimpulan

Menyentuhnya level Rp18.000 per dolar AS kembali memicu perhatian masyarakat terhadap kondisi rupiah dan ekonomi nasional. Jika melihat sejarah pasca reformasi, rupiah relatif berada pada posisi paling kuat pada era awal pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dengan kurs yang sempat berada di kisaran Rp8.000–Rp9.000 per dolar AS.

Meski begitu, pergerakan kurs tidak bisa dijadikan satu-satunya tolok ukur keberhasilan ekonomi suatu pemerintahan karena dipengaruhi berbagai faktor domestik maupun global yang saling berkaitan.

Penulis

Akong is a writer at Nexzine, covering the latest trends and viral stories through a fresh, relatable lens for younger audiences.

Recommend

  • Hasil Timnas Indonesia vs Oman: Garuda Menang Telak 3-0 di GBK

    Hasil Timnas Indonesia vs Oman: Garuda Menang Telak 3-0 di GBK

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Timnas Indonesia sukses meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0 atas Oman dalam laga FIFA Matchday Juni 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026). Tiga gol kemenangan Garuda dicetak oleh Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen. Kemenangan ini menjadi modal positif bagi skuad asuhan John Herdman yang […]

  • 15 Tempat Honeymoon di Bali yang Romantis dan Tak Terlupakan untuk Pasangan Baru

    15 Tempat Honeymoon di Bali yang Romantis dan Tak Terlupakan untuk Pasangan Baru

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Bali tidak pernah kehilangan pesonanya sebagai destinasi honeymoon impian. Keindahan pantai, udara sejuk pegunungan, resort mewah, dan budaya yang kaya membuat Bali menjadi tempat yang sempurna untuk merayakan cinta bersama pasangan. 15 Tempat Honeymoon di Bali yang Wajib Dikunjungi 1. Ubud – Surga Ketenteraman di Tengah Alam Suasana tenang dan artistik Dikelilingi sawah […]

  • Budaya Nongkrong Gen Z: Dari Sekadar Santai hingga Aktivitas Produktif

    Budaya Nongkrong Gen Z: Dari Sekadar Santai hingga Aktivitas Produktif

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NexZine.id – Generasi Z atau yang lebih dikenal sebagai Gen Z memiliki kebiasaan yang unik dalam menghabiskan waktu luang mereka. Salah satu aktivitas favorit mereka adalah “nongkrong” atau berkumpul dengan teman-teman. Namun, jangan salah sangka! Aktivitas nongkrong ini tidak hanya sekadar untuk bersantai, tetapi juga bisa menjadi ajang produktif yang bermanfaat untuk pengembangan diri dan […]

  • Nikita Mirzani Kurban 6 Sapi Jumbo Meski di Penjara, Total Nilai Capai Rp900 Juta

    Nikita Mirzani Kurban 6 Sapi Jumbo Meski di Penjara, Total Nilai Capai Rp900 Juta

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID, Jakarta – Artis kontroversial Nikita Mirzani tetap menjalankan ibadah kurban meski tengah mendekam di penjara akibat kasus dugaan pemerasan terhadap dokter Reza Gladys. Di momen Hari Raya Iduladha 2025, Nikita berkurban enam ekor sapi jumbo yang masing-masing berbobot lebih dari satu ton. Kabar tersebut terungkap lewat unggahan akun TikTok resmi milik Nikita Mirzani pada […]

  • Biar Nggak Gampang Burnout, Ini Cara Mengatur Prioritas Kerja dengan Matriks Eisenhower

    Biar Nggak Gampang Burnout, Ini Cara Mengatur Prioritas Kerja dengan Matriks Eisenhower

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Pernah nggak sih lo ngerasa seharian sibuk banget, laptop nggak ditutup-tutup, tapi pas malam hari lo bingung tadi sebenarnya udah nyelesaiin tugas apa aja? Parahnya lagi, tugas utama yang paling penting justru malah belum kesentuh sama sekali. Kondisi kayak gini sering banget bikin kita terjebak dalam productivity guilt perasaan bersalah karena merasa kurang […]

  • Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Stagnan di Rp2,64 Juta per Gram

    Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Stagnan di Rp2,64 Juta per Gram

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Harga emas Antam di Pegadaian, tercatat tidak mengalami perubahan dibandingkan perdagangan sebelumnya. Berdasarkan data resmi Pegadaian, harga emas batangan Antam ukuran 1 gram dijual Rp2.647.000, sementara harga buyback berada di Rp2.280.000 per gram. Stagnannya harga emas hari ini menunjukkan pergerakan yang cenderung stabil menjelang akhir pekan, setelah beberapa hari sebelumnya sempat mengalami fluktuasi ringan. Daftar […]

expand_less