Breaking News
light_mode
hashtag

Sri Mulyani Naikkan Pajak Lagi, Rakyat Mengeluh: Bebannya di Kami Terus!

  • account_circle Wardhana
  • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NEXZINE.ID – Penerapan kebijakan pajak baru oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terus menjadi sorotan tajam publik. Setelah sebelumnya mengusulkan cukai terhadap produk pangan olahan tinggi natrium (P2OB), kini pemerintah juga menetapkan pajak untuk emas batangan, yang dinilai semakin memberatkan masyarakat.

Kebijakan fiskal ini memicu berbagai reaksi, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih belum sepenuhnya pulih pasca pandemi. Banyak masyarakat mempertanyakan arah dan urgensi dari berbagai pungutan baru yang terus bermunculan, hingga menimbulkan keresahan serta rasa ketidakadilan sosial.

Tak hanya perdebatan seputar kebijakan terbaru, publik juga kembali menyoroti sebuah video lawas Sri Mulyani yang mendadak viral di media sosial. Dalam video tersebut, ia menjelaskan secara detail mengenai pentingnya pajak dan bagaimana dana dari rakyat digunakan oleh negara.

“Kita mengumpulkan pajak tahun lalu sekitar Rp1.750 triliun, total penerimaan negara lebih dari Rp2.500 triliun,” ujar Sri Mulyani dalam wawancara di program Kick Andy yang tayang pada 2023 lalu, dikutip dari akun TikTok @Disclaimerrr, Selasa (5/8/2025).

Menurutnya, dana tersebut tidak hanya berasal dari pajak, tetapi juga dari Bea Cukai dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Ia pun memaparkan berbagai sektor yang menerima manfaat dari dana pajak tersebut.

Pajak untuk Layanan Publik: Dari RSCM hingga Covid-19

Dalam video tersebut, Sri Mulyani menyebut salah satu pemanfaatan dana pajak adalah untuk membiayai layanan kesehatan, seperti perluasan RSCM yang sebelumnya memiliki ruang operasi terbatas namun antrean pasien mencapai ribuan.

“Kami melakukan anggaran pemihakan agar bisa membangun fasilitas tersebut,” jelasnya.

Ia juga menyinggung peran negara saat pandemi Covid-19, di mana pasien tidak perlu membayar biaya pengobatan yang ditanggung penuh oleh negara.

“Triliunan rupiah dibayarkan negara agar masyarakat bisa dirawat tanpa biaya,” kata Sri Mulyani.

Dari Jalan Tol, TNI-Polri, hingga Dana Abadi Budaya

Sri Mulyani menekankan bahwa berbagai fasilitas negara, termasuk jalan tol yang digunakan saat mudik lebaran, juga bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Ia juga menyebut sektor pertahanan dan keamanan seperti TNI dan Polri, serta pendidikan—mulai dari guru, madrasah, hingga beasiswa luar negeri semua didanai dari APBN.

“Lebih dari 36.000 anak muda kita kuliah di luar negeri berkat dana pendidikan,” ujarnya.

Bahkan, sektor budaya pun turut menerima manfaat melalui dana abadi kebudayaan untuk mendukung penelitian dan pelestarian budaya lokal.

Kritik dan Kecurigaan Publik: Kenapa Masih Banyak yang Tidak Merata?

Meski penjelasan dalam video tersebut terdengar menyeluruh, warganet tetap mempertanyakan realitas yang ada di lapangan. Banyak yang menyebut bahwa alokasi pajak tidak merata dan terlalu banyak dikorupsi.

“Penjelasannya bagus sih, tapi gak sesuai realita,” tulis akun @disc8*

“Banyak yang di-KORUPSI, yang kembali ke rakyat tidak merata,” tambah akun @anam*

“Biar dia ngomong berbusa-busa, nyatanya kemiskinan masih di atas 60%,” sindir akun @Dodol*

Praktik Nakal: Pajak Bocor karena Kongkalikong

Menanggapi isu penyimpangan dana pajak, Sri Mulyani tidak menutup mata. Ia mengakui adanya praktik korupsi antara wajib pajak nakal dan oknum aparat pajak.

“Yang menilep dan ditilep itu biasanya wajib pajak yang nakal bekerja sama dengan aparat pajak yang nakal,” tegasnya.

Penutup: Pajak untuk Siapa dan Untuk Apa?

Video lawas yang kembali viral ini menunjukkan bahwa komunikasi soal pemanfaatan pajak sangat krusial. Namun dalam praktiknya, kepercayaan masyarakat hanya bisa dibangun jika transparansi dan keadilan benar-benar terasa di semua lapisan.

Di tengah kebijakan fiskal baru seperti pajak emas dan cukai makanan olahan, pertanyaan publik tetap sama: “Pajak ini untuk siapa dan untuk apa?”

Penulis

wardhana adalah penulis di nexzine yang meliput tren terkini dan cerita viral dengan sudut pandang segar dan relevan bagi audiens.

Recommend

  • Bahaya Charger KW dan Cara Membedakannya dari Asli

    Bahaya Charger KW dan Cara Membedakannya dari Asli

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    Mengapa Charger KW Berbahaya? Charger KW (palsu atau tiruan) memang lebih murah dan mudah ditemukan, tapi risiko yang ditimbulkan bisa sangat merugikan. Beberapa bahaya utama yang perlu kamu tahu antara lain: Merusak Baterai: Tegangan tidak stabil bisa memperpendek umur baterai. Menyebabkan Overheating: Charger palsu sering tidak punya sistem proteksi panas. Risiko Korsleting: Material murah rawan […]

  • KPK Buka Peluang Panggil Mantan Menag Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

    KPK Buka Peluang Panggil Mantan Menag Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi terkait pembagian kuota haji khusus pada penyelenggaraan haji tahun 2024. Dalam proses penyelidikan, KPK membuka peluang untuk memanggil mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas guna dimintai keterangan. “Nanti dilihat kebutuhan dalam proses penanganan perkara ini. Namun, tentu semua pihak yang diduga mengetahui terkait dengan […]

  • Pre Order iPhone 16 Resmi Dibuka di Indonesia, Simak Harga dan Cara Pesannya!

    Pre Order iPhone 16 Resmi Dibuka di Indonesia, Simak Harga dan Cara Pesannya!

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NexZine.id – Kabar gembira bagi para penggemar Apple di Indonesia! Pre-order iPhone 16 resmi dibuka mulai hari ini. Apple menghadirkan inovasi terbaru dengan berbagai peningkatan pada seri iPhone 16, termasuk performa lebih cepat, kamera canggih, dan desain yang lebih elegan. Harga dan Varian iPhone 16 di Indonesia Berdasarkan informasi dari distributor resmi, iPhone 16 hadir […]

  • Laba Gudang Garam Terus Merosot, Rokok Ilegal Jadi Ancaman Serius Industri Tembakau

    Laba Gudang Garam Terus Merosot, Rokok Ilegal Jadi Ancaman Serius Industri Tembakau

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – PT Gudang Garam Tbk (GGRM), salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia, kembali mencatat penurunan laba bersih yang signifikan pada kuartal pertama 2025. Penurunan ini disebut-sebut sebagai imbas langsung dari maraknya peredaran rokok ilegal yang semakin menggerus pangsa pasar industri rokok legal dalam negeri. Berdasarkan laporan keuangan terbaru perusahaan, Gudang Garam mencatat laba […]

  • Liam Payne Wariskan Seluruh Kekayaannya Senilai Rp929M untuk Sang Anak

    Liam Payne Wariskan Seluruh Kekayaannya Senilai Rp929M untuk Sang Anak

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

      NEXZINE.ID – Liam Payne, mantan anggota boyband ternama One Direction, dilaporkan telah meninggal dunia secara tragis di usia 31 tahun setelah terjatuh dari sebuah hotel di Buenos Aires, Argentina. Kepergian mendadaknya mengejutkan banyak pihak, termasuk para penggemar yang telah mengikuti perjalanan kariernya sejak awal. Dikenal sebagai sosok ayah penyayang, Liam Payne diketahui telah mewariskan […]

  • APKASI Usul Rekrutmen CPNS Dihentikan, PPPK Muda Langsung Jadi PNS? Ini Penjelasan BKN

    APKASI Usul Rekrutmen CPNS Dihentikan, PPPK Muda Langsung Jadi PNS? Ini Penjelasan BKN

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Bursah Zarnubi, mengusulkan agar pemerintah menghentikan sementara rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan memprioritaskan penyelesaian status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Usulan tersebut muncul sebagai bagian dari wacana penataan Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya bagi PPPK yang masih berusia muda agar memiliki kesempatan […]

expand_less