Breaking News
light_mode
hashtag

Fakta Uang Rupiah Desain Baru dan Klaim Redenominasi yang Ramai di Media Sosial

  • account_circle Akong
  • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NEXZINE.ID Ramai Desain Uang Baru Diklaim Hasil Redenominasi. Media sosial kembali diramaikan unggahan yang menampilkan desain baru uang kertas rupiah. Gambar tersebut tersebar di Facebook, Instagram, TikTok, X, hingga YouTube. Desain itu menampilkan pecahan Rp20, Rp50, Rp100 ribu, bahkan hingga Rp1 miliar.

Unggahan tersebut disertai narasi bahwa desain tersebut merupakan hasil redenominasi rupiah—penyederhanaan nominal uang yang disebut-sebut sedang dipersiapkan pemerintah. Beberapa konten bahkan menulis klaim bombastis seperti, “Tiba-tiba pemerintah umumkan redenominasi uang Rp1.000 jadi Rp1 untuk memberantas korupsi.”

Namun, benarkah gambar tersebut merupakan desain resmi hasil redenominasi?

Pemeriksaan Fakta: Tidak Ada Desain Resmi, Konten Buatan AI

Tempo melakukan pemeriksaan menyeluruh melalui wawancara, alat deteksi gambar AI, dan penelusuran terhadap pemberitaan kredibel. Hasilnya, klaim tersebut tidak benar.

Meski isu redenominasi memang masuk dalam rencana kebijakan pemerintah, belum ada desain uang kertas baru yang diterbitkan secara resmi.

Belum Ada Uang Baru

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menegaskan bahwa Bank Indonesia belum membuat desain apa pun untuk redenominasi.

“Bank Indonesia bersama pemerintah dan DPR akan terus membahas proses redenominasi,” ujar Ramdan dalam keterangan tertulis, Selasa, 11 November 2025.

Ia menjelaskan bahwa redenominasi saat ini masih berada pada tahap penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) yang masuk dalam Program Legislasi Nasional Jangka Menengah 2025–2029.

Gambar Rp1 Miliar Terbukti Buatan AI

Analisis Tempo terhadap salah satu desain, yakni uang pecahan Rp1 miliar, menunjukkan bahwa gambar tersebut dibuat dengan kecerdasan buatan.

Alat pemeriksa AI or NOT mengestimasi 96 persen kemungkinan desain tersebut hasil AI.

Latar Belakang Wacana Redenominasi

Wacana redenominasi tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 70 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan 2025–2029, yang diteken Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada 3 November 2025.

Redenominasi adalah penyederhanaan nilai mata uang tanpa mengubah daya beli, bertujuan:

  • meningkatkan efisiensi transaksi,
  • memperkuat kredibilitas rupiah,
  • mendukung modernisasi sistem pembayaran nasional.

Pro-Kontra Redenominasi Menurut Ekonom

Sejumlah ekonom memberikan pandangan kritis terkait rencana ini.

1. Ekonom Universitas Andalas: Tidak Menjawab Masalah Produktivitas

Ekonom Universitas Andalas, Syafruddin Karimi, menilai redenominasi tidak menyentuh persoalan utama ekonomi Indonesia.

Menurutnya, kebijakan ini tidak meningkatkan daya beli, pendapatan riil, maupun lapangan kerja.

Syafruddin juga menilai, negara harus mengeluarkan biaya besar untuk:

  • mencetak ulang seluruh uang,
  • mengganti sistem perbankan dan software,
  • melakukan transisi di seluruh sektor ekonomi.

Ia menegaskan bahwa redenominasi biasanya dilakukan negara yang mengalami hiperinflasi, sementara Indonesia tidak sedang menghadapi kondisi tersebut.

2. Celios: Biaya Penyesuaian Bisa Ratusan Miliar Rupiah

Ekonom Celios, Nailul Huda, juga menilai kebijakan ini belum tepat waktu.

Menurutnya, biaya redenominasi akan menjadi beban bersama negara dan swasta.

Penyesuaian sistem, regulasi, hingga percetakan uang baru diperkirakan bisa mencapai ratusan miliar rupiah.

Klaim Uang Baru Hasil Redenominasi adalah Keliru

Hasil verifikasi menyimpulkan bahwa gambar uang rupiah yang beredar di berbagai platform media sosial bukanlah desain resmi hasil redenominasi.

  • Pemerintah belum menerbitkan uang baru.
  • Redenominasi masih dalam tahap pembahasan RUU di DPR.
  • Desain yang beredar terbukti buatan AI.

Publik diimbau untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, terutama saat menyangkut kebijakan negara yang sensitif seperti mata uang.

Jika Anda ingin, saya bisa buatkan versi ringkas, versi untuk Instagram/TikTok, atau judul alternatif yang lebih SEO-driven.

 

Sumber: cekfakta.tempo.co

Penulis

Akong is a writer at Nexzine, covering the latest trends and viral stories through a fresh, relatable lens for younger audiences.

Recommend

  • Kebijakan Baru Kenaikan Pangkat PNS Dinilai Kontras dengan Tingginya Pengangguran Gen Z

    Kebijakan Baru Kenaikan Pangkat PNS Dinilai Kontras dengan Tingginya Pengangguran Gen Z

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    Pemerintah Tambah Periode Kenaikan Pangkat PNS Jadi 12 Kali Setahun NEXZINE.ID – Jurang antara kemudahan bagi aparatur negara dan kondisi masyarakat umum kembali disorot. Di tengah tingginya angka pengangguran nasional, pemerintah justru memperluas fasilitas bagi pegawai negeri sipil (PNS). Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, mengumumkan adanya perubahan besar pada periodisasi kenaikan pangkat […]

  • Wisata Horor di Dunia: Tempat-Tempat Menyeramkan yang Wajib Dikunjungi Pecinta Misteri

    Wisata Horor di Dunia: Tempat-Tempat Menyeramkan yang Wajib Dikunjungi Pecinta Misteri

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NexZine.id – Apakah Anda seorang pecinta tantangan dan misteri? Jika ya, maka wisata horor bisa menjadi pilihan menarik untuk Anda jelajahi. Dunia ini dipenuhi dengan tempat-tempat menyeramkan yang tidak hanya menawarkan cerita mistis, tetapi juga sejarah yang mengerikan. Dari rumah hantu hingga kota mati, berikut adalah beberapa destinasi wisata horor di dunia yang wajib Anda […]

  • Kronologi Meninggalnya Timothy Anugerah Saputra, Mahasiswa Unud yang Diduga Jadi Korban Bullying

    Kronologi Meninggalnya Timothy Anugerah Saputra, Mahasiswa Unud yang Diduga Jadi Korban Bullying

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Nasib tragis menimpa Timothy Anugerah Saputra, mahasiswa Universitas Udayana (Unud), yang ditemukan tewas setelah diduga melakukan aksi bunuh diri pada Rabu, 15 Oktober 2025. Korban diketahui melompat dari lantai dua Gedung FISIP Kampus Sudirman sekitar pukul 09.00 WITA. Akibat insiden tersebut, Timothy mengalami patah tulang di beberapa bagian tubuh, termasuk lengan kanan, paha […]

  • Rupiah Semakin Melemah, Gelombang Protes Muncul di Jember: Grafiti “Turunkan Harga Kami Lapar” Jadi Simbol Keresahan Warga

    Rupiah Semakin Melemah, Gelombang Protes Muncul di Jember: Grafiti “Turunkan Harga Kami Lapar” Jadi Simbol Keresahan Warga

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID, Jember – Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang menembus level Rp17.700 per dolar AS memicu kekhawatiran luas di tengah masyarakat. Pada saat yang sama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga mengalami tekanan dan turun ke kisaran level 6.000-an, mencerminkan sentimen negatif di pasar keuangan. Kondisi tersebut memunculkan berbagai reaksi publik, […]

  • Kronologi Yai Mim vs Nurul Sahara: Dari Video Viral hingga Denny Sumargo Turun Tangan

    Kronologi Yai Mim vs Nurul Sahara: Dari Video Viral hingga Denny Sumargo Turun Tangan

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Kasus perseteruan antara Imam Muslimin alias Yai Mim, mantan dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dengan tetangganya Nurul Sahara, pemilik usaha rental mobil, menjadi salah satu konflik antarwarga yang menyedot perhatian publik nasional. Awalnya dianggap hanya cekcok sepele antarwarga perumahan, masalah ini melebar setelah sebuah video viral memperlihatkan Yai Mim berguling di tanah […]

  • Heboh Isu PHK di SPBU Shell Indonesia, Manajemen Buka Suara

    Heboh Isu PHK di SPBU Shell Indonesia, Manajemen Buka Suara

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Shell Indonesia membantah kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) pegawai yang dikaitkan dengan kebijakan impor bahan bakar minyak (BBM) di tengah kelangkaan pasokan di sejumlah SPBU swasta. “Shell Indonesia mengklarifikasi bahwa informasi yang disampaikan adalah tidak benar,” kata manajemen Shell Indonesia kepada ANTARA di Jakarta, Minggu (28/9/2025). Dalam pernyataannya, manajemen Shell Indonesia juga menyinggung […]

expand_less