Breaking News
light_mode
hashtag

Waspada Varian Baru! Kemenkes Rilis Edaran Terkait Lonjakan COVID-19 Asia

  • account_circle Akong
  • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NEXZINE.ID – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) mengeluarkan Surat Edaran (SE) guna meningkatkan kewaspadaan terhadap COVID-19 dan potensi wabah lainnya. Langkah ini menyusul lonjakan kasus COVID-19 yang terjadi di sejumlah negara Asia seperti Thailand, Hongkong, Malaysia, dan Singapura.

“Memasuki minggu ke-12 tahun 2025, kami mencatat adanya peningkatan kasus COVID-19 di kawasan Asia. Varian dominan yang menyebar adalah XEC dan JN.1 di Thailand, LF.7 dan NB.1.8 di Singapura, JN.1 di Hongkong, serta XEC di Malaysia,” ujar Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Murti Utami, dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (31/5), dikutip dari Antara News.

Tren COVID-19 di Indonesia Menurun

Meski kawasan Asia mengalami kenaikan kasus, situasi di Indonesia justru menunjukkan tren penurunan. Memasuki minggu ke-20 tahun ini, kasus konfirmasi mingguan turun signifikan dari 28 kasus pada minggu ke-19 menjadi hanya 3 kasus. Positivity rate nasional pun tercatat sebesar 0,59 persen, dengan varian MB.1.1 sebagai yang paling dominan.

Langkah Pencegahan yang Diimbau Kemenkes

Sebagai respons atas kondisi tersebut, Kemenkes mengimbau sejumlah langkah kewaspadaan bagi seluruh unit layanan kesehatan dan masyarakat umum, antara lain:

  1. Memantau perkembangan global COVID-19 melalui kanal resmi pemerintah dan WHO.
  2. Meningkatkan kewaspadaan dini dengan memantau tren kasus ILI, SARI, Pneumonia, dan COVID-19 melalui pelaporan di Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR).
  3. Menggalakkan gaya hidup sehat seperti Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), cuci tangan pakai sabun, atau menggunakan hand sanitizer.
  4. Menggunakan masker terutama bagi yang sedang sakit atau berada di kerumunan.
  5. Segera periksa ke fasilitas kesehatan bila mengalami gejala infeksi saluran pernapasan, khususnya bagi yang punya riwayat kontak erat.

“Deteksi dini dan respons kasus harus dilakukan sesuai ketentuan untuk menghindari risiko penyebaran wabah,” tegas Murti.

Penulis

Akong is a writer at Nexzine, covering the latest trends and viral stories through a fresh, relatable lens for younger audiences.

Recommend

  • Negara Naikkan Pajak Hotel dan Pariwisata, Termasuk Italia, Jepang, dan Indonesia

    Negara Naikkan Pajak Hotel dan Pariwisata, Termasuk Italia, Jepang, dan Indonesia

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Jika Anda berencana bepergian ke luar negeri pada tahun 2025, bersiaplah menghadapi biaya tambahan. Lebih dari 15 negara telah mengumumkan kenaikan pajak hotel, tiket masuk, hingga pajak pariwisata sebagai bagian dari strategi mendanai infrastruktur dan mengelola lonjakan jumlah wisatawan pascapandemi. Mulai dari Roma hingga Kyoto, tren global ini mencerminkan pergeseran besar dalam dunia […]

  • Tips Waktu yang Tepat Untuk Menikmati Blue Fire di Kawah Ijen, Wisatawan Wajib Tau!

    Tips Waktu yang Tepat Untuk Menikmati Blue Fire di Kawah Ijen, Wisatawan Wajib Tau!

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NexZine.id – Kawah Ijen, yang terletak di Banyuwangi, Jawa Timur, telah menjadi destinasi wisata populer baik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Fenomena alam yang luar biasa, yakni blue fire, menjadi daya tarik utama yang membuat banyak orang rela melakukan perjalanan jauh untuk menyaksikannya. Artikel ini akan membahas fenomena blue fire, waktu terbaik untuk melihatnya, serta persiapan […]

  • Papua Bukan Tanah Kosong, BEM Untag Banyuwangi Suarakan Solidaritas Lewat Dokumenter Pesta Babi

    Papua Bukan Tanah Kosong, BEM Untag Banyuwangi Suarakan Solidaritas Lewat Dokumenter Pesta Babi

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID, Banyuwangi – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi menggelar nonton bareng (nobar) dan diskusi film dokumenter Pesta Babi pada Rabu (13/5/2026) di lingkungan kampus Untag Banyuwangi. Kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus bentuk solidaritas mahasiswa terhadap masyarakat adat di Tanah Papua. Acara ini dihadiri mahasiswa serta masyarakat umum yang turut berdiskusi mengenai […]

  • penurunan angka kemiskinan di Indonesia berdasarkan data BPS terbaru.

    Angka Kemiskinan di Indonesia Turun Jadi 22,93 Juta Orang, Tapi Kenapa Ketimpangan Desa dan Kota Malah Makin Lebar?

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis data terbaru yang mencatat angka kemiskinan di Indonesia turun menjadi 22,93 juta orang atau setara 8,07 persen per Maret 2026. Jumlah tersebut memperlihatkan penurunan sekitar 430.000 jiwa dibanding periode September 2025 yang saat itu menyentuh 23,36 juta orang atau 8,25 persen. Deputi Bidang Neraca dan Analisis […]

  • 10 Makanan Khas Daerah yang Jarang Diketahui, Tapi Wajib Kamu Coba

    10 Makanan Khas Daerah yang Jarang Diketahui, Tapi Wajib Kamu Coba

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    Makanan Khas Daerah yang Jarang Diketahui, Tapi Kaya Rasa dan Budaya NEXZINE.ID – Indonesia dikenal sebagai surga kuliner dunia, dengan ribuan makanan khas dari berbagai daerah. Namun, tidak semua makanan tradisional populer di media atau restoran. Beberapa di antaranya justru tersembunyi, hanya dikenal secara lokal, dan belum banyak tereksplorasi secara nasional. Padahal, cita rasa dan […]

  • Pemuda Indonesia bernama Deo mengembangkan teknologi pelacak drone bernama Mentat berbasis jaringan sensor untuk sistem pertahanan.

    Mengenang Konflik Ukraina, Pemuda Indonesia Ini Sukses Bikin ‘Mentat’ si Pelacak Drone Canggih!

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Kabar membanggakan datang lagi dari industri teknologi dan pertahanan internasional. Seorang pemuda asal Indonesia berusia 24 tahun bernama Deo, baru-baru ini sukses mencuri perhatian lewat inovasi buatannya yang bernama “Mentat”. Bukan sembarang teknologi, Mentat merupakan sistem pelacak drone canggih yang dirancang untuk mendeteksi ancaman udara secara real-time. Deo mengembangkan alat ini setelah terinspirasi […]

expand_less