Breaking News
light_mode
hashtag

Warga Bali Desa Adat Selat Karangasem Tolak Pendatang NTT, Keputusan Paruman Adat Jadi Sorotan

  • account_circle Akong
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NEXZINE.ID Warga Desa Adat Selat, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, Bali, tengah menjadi sorotan publik setelah beredarnya surat keputusan adat yang melarang warga asal Nusa Tenggara Timur (NTT) tinggal di wilayah desa tersebut. Surat tersebut menyebar luas di media sosial Bali dalam dua hari terakhir dan memicu perdebatan di ruang publik.

Larangan itu merupakan hasil kesepakatan Paruman Adat, forum musyawarah resmi desa adat yang melibatkan para tokoh masyarakat setempat. Keputusan tersebut berkaitan dengan pengelolaan kos-kosan serta pengaturan keberadaan pendatang di wilayah Desa Adat Selat.

Isi Keputusan Paruman Adat Desa Selat

Dalam surat keputusan yang beredar, disebutkan bahwa krama desa atau warga lokal yang memiliki usaha kos-kosan dilarang menerima pendatang dari wilayah timur Bali, khususnya yang berasal dari Nusa Tenggara Timur dan Flores.

Paruman Adat juga menetapkan sanksi bagi warga desa yang melanggar aturan tersebut. Sanksi adat yang dikenakan antara lain berupa denda beras serta kewajiban melaksanakan upacara adat tertentu. Sementara itu, pendatang asal NTT yang terlanjur tinggal di wilayah Desa Adat Selat disebut akan dikeluarkan dari desa.

Keputusan ini diklaim sebagai upaya menjaga ketertiban, keamanan, serta keharmonisan sosial di lingkungan desa adat.

Ramai Pro dan Kontra di Media Sosial

Kebijakan Desa Adat Selat tersebut langsung menuai beragam reaksi dari masyarakat, terutama di media sosial. Sejumlah netizen menyayangkan keputusan tersebut dan menilai kebijakan itu berpotensi menimbulkan stigma serta diskriminasi terhadap kelompok tertentu.

Salah seorang netizen menilai bahwa meskipun desa adat memiliki otonomi dalam mengatur wilayahnya, Indonesia adalah negara kesatuan yang menjamin kebebasan warganya untuk tinggal dan bekerja di mana saja. Ia juga mengingatkan bahwa tidak semua warga NTT memiliki perilaku negatif.

“Jangan digeneralisasi. Banyak orang NTT yang bekerja dengan baik dan berkontribusi positif,” tulisnya.

Usulan Kebijakan Seragam dan Isu NKRI

Di sisi lain, ada pula warganet yang mendukung keputusan tersebut dengan catatan tertentu. Beberapa berpendapat bahwa jika memang dianggap perlu, kebijakan serupa sebaiknya diterapkan secara seragam di seluruh desa adat di Bali agar tidak menimbulkan kesan rasisme dan diskriminasi sepihak.

Pendapat lain menyebut bahwa pengambilan kebijakan adat perlu mempertimbangkan nilai persatuan dan kebhinekaan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), mengingat Bali merupakan bagian dari Indonesia yang majemuk.

Belum Ada Pernyataan Resmi Pemerintah

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah daerah Karangasem maupun Pemerintah Provinsi Bali terkait polemik keputusan Paruman Adat Desa Selat tersebut. Publik masih menantikan klarifikasi lanjutan, terutama terkait sinkronisasi aturan adat dengan hukum nasional serta prinsip hak asasi manusia.

Kasus ini pun menjadi pengingat pentingnya dialog terbuka antara masyarakat adat, pemerintah, dan publik luas agar kebijakan lokal tetap sejalan dengan semangat kebhinekaan dan persatuan Indonesia.

Penulis

Akong is a writer at Nexzine, covering the latest trends and viral stories through a fresh, relatable lens for younger audiences.

Recommend

  • Ilustrasi dokumen Kopdes Merah Putih dan tumpukan uang Rupiah di atas meja kantor kepala desa terkait isu pemotongan Dana Desa.

    Ada Isu Dana Desa Kopdes Merah Putih Dipotong Drastis, Benaran Diperas?

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Kabar mengejutkan lagi ramai banget dibahas di media sosial nih, Vox! Muncul dugaan kalau Dana Desa sengaja ditahan kalau pihak desa belum membangun Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Nggak sampai di situ, setelah koperasi itu berdiri, dana yang cair kabarnya malah dipotong gila-gilaan sampai menyisakan ratusan juta rupiah aja. Isu panas ini langsung […]

  • Demo DPR Berbuntut ke Mana-Mana, Kritik Publik Makin Menguat Usai Tragedi Ojol Tewas

    Demo DPR Berbuntut ke Mana-Mana, Kritik Publik Makin Menguat Usai Tragedi Ojol Tewas

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Kritik publik semakin menguat buntut insiden kendaraan taktis (rantis) Brimob yang menewaskan seorang pengendara ojek daring saat aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (28/8/2025) malam. Korban bernama Affan Kurniawan (21) tewas saat tengah mengantar pesanan. Rantis Brimob melaju kencang membelah kerumunan massa, namun justru menabrak Affan hingga nyawanya tak tertolong. […]

  • Hasil Lengkap Perempat Final Liga Europa 2024-2025: Dua Wakil Inggris Lolos ke Semifinal

    Hasil Lengkap Perempat Final Liga Europa 2024-2025: Dua Wakil Inggris Lolos ke Semifinal

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NexZine.id – Empat tim telah memastikan tiket ke babak semifinal Liga Europa 2024-2025 usai leg kedua perempat final rampung digelar pada Jumat (18/4/2025) dini hari WIB. Inggris mencatatkan dominasi dengan dua wakilnya, Manchester United dan Tottenham Hotspur, sukses melaju ke empat besar. Duel paling dramatis terjadi di Old Trafford, ketika Manchester United menjamu Olympique Lyon. […]

  • Kebijakan Baru Kenaikan Pangkat PNS Dinilai Kontras dengan Tingginya Pengangguran Gen Z

    Kebijakan Baru Kenaikan Pangkat PNS Dinilai Kontras dengan Tingginya Pengangguran Gen Z

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    Pemerintah Tambah Periode Kenaikan Pangkat PNS Jadi 12 Kali Setahun NEXZINE.ID – Jurang antara kemudahan bagi aparatur negara dan kondisi masyarakat umum kembali disorot. Di tengah tingginya angka pengangguran nasional, pemerintah justru memperluas fasilitas bagi pegawai negeri sipil (PNS). Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, mengumumkan adanya perubahan besar pada periodisasi kenaikan pangkat […]

  • Ide Bisnis Kopi Keliling: Menguntungkan atau Tidak? Analisis Lengkap untuk Pemula

    Ide Bisnis Kopi Keliling: Menguntungkan atau Tidak? Analisis Lengkap untuk Pemula

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Bisnis kopi keliling adalah usaha menjual minuman kopi menggunakan gerobak, motor, sepeda, atau mobile cart yang bisa berpindah tempat. Konsep ini semakin populer karena modalnya relatif kecil, fleksibel, dan permintaan kopi di Indonesia sangat tinggi. Tren ini dipengaruhi oleh gaya hidup masyarakat yang ingin minuman cepat saji, harga terjangkau, dan mudah diakses terutama […]

  • RI-Tiongkok Perkuat Kerja Sama Mata Uang Lokal, Dihadiri Langsung Presiden Prabowo dan PM Li Qiang

    RI-Tiongkok Perkuat Kerja Sama Mata Uang Lokal, Dihadiri Langsung Presiden Prabowo dan PM Li Qiang

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID, Jakarta – Indonesia dan Tiongkok resmi memperkuat kerja sama penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Perdana Menteri Republik Rakyat Tiongkok, Li Qiang, pada Minggu (25/5/2025). Nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, dan Gubernur […]

expand_less