Breaking News
light_mode
hashtag
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Negosiasi Panas di London: AS-China Akhirnya Sepakat Gencatan Senjata Perang Dagang

  • account_circle Wardhana
  • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NEXZINE.ID – Amerika Serikat (AS) dan China akhirnya menyepakati gencatan senjata terbaru dalam perang dagang yang telah berlangsung sejak awal April 2025. Kesepakatan ini dicapai setelah perundingan intensif selama dua hari di London, yang menghasilkan apa yang disebut sebagai “kerangka jabat tangan” antara dua ekonomi terbesar dunia.

Meski belum mencakup kesepakatan menyeluruh, hasil pembicaraan ini menjadi terobosan penting dalam meredakan ketegangan tarif dan hambatan perdagangan yang sebelumnya meningkat tajam.

Dilansir dari The Washington Post, Kamis (12/6/2025), Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa kesepakatan ini “sudah dilakukan”, namun masih menunggu pengesahan final dari dirinya dan Presiden China Xi Jinping.

Apa Isi Kesepakatannya?

Dalam kesepakatan ini:

  • China sepakat untuk melanjutkan ekspor mineral tanah jarang dan magnet penting ke AS, yang merupakan komponen vital dalam industri otomotif dan pertahanan Negeri Paman Sam.
  • Sebagai gantinya, AS akan melonggarkan aturan visa bagi mahasiswa China dan menjanjikan konsesi lain yang dinilai seimbang oleh kedua belah pihak.

Presiden Trump menyebut perjanjian ini sebagai “kemenangan besar bagi kedua negara”, dan menyatakan melalui platform Truth Social bahwa dirinya dan Presiden Xi akan bekerja sama lebih erat untuk membuka pasar China terhadap produk-produk Amerika.

Bagaimana dengan Tarif Perdagangan?

Gencatan senjata ini tidak sepenuhnya menghapus tarif, namun menurunkannya dari level ekstrem sebelumnya:

  • AS mempertahankan tarif 55% terhadap barang-barang impor dari China.
  • China menetapkan tarif 10% terhadap produk AS.

Sebagai perbandingan, pada April 2025 lalu kedua negara sempat saling memberlakukan tarif perdagangan dengan besaran tiga digit, yang sangat membebani sektor bisnis global.

Siapa yang Terlibat dalam Negosiasi?

Negosiasi di London ini dipimpin oleh:

  • Howard Lutnick, Menteri Perdagangan AS
  • He Lifeng, Wakil Perdana Menteri China

Lutnick menjelaskan bahwa hasil perundingan merupakan kelanjutan dari konsensus Jenewa dan hasil komunikasi langsung antara Trump dan Xi pada awal Juni 2025.

“Kami telah mencapai kerangka kerja untuk menerapkan konsensus Jenewa dan seruan antara kedua presiden,” kata Lutnick dalam konferensi pers di London.

Apakah Hambatan Dagang Dihapus?

Menurut pernyataan Lutnick, kesepakatan ini akan menghapus hambatan dagang baru yang sebelumnya diberlakukan saat gencatan senjata sebelumnya gagal. Beberapa di antaranya termasuk pembatasan ekspor teknologi canggih dari AS, yang kini berpeluang dicabut sebagai respons terhadap kembalinya pasokan tanah jarang dari China.

Bagaimana Tanggapan China?

Wakil Menteri Perdagangan China, Li Chenggang, menggambarkan diskusi tersebut sebagai “profesional, rasional, mendalam, dan jujur.” Pemerintah China berharap gencatan senjata ini akan memperkuat kepercayaan dan menjadi landasan bagi pemulihan hubungan dagang yang lebih stabil.

Nilai perdagangan dua arah AS-China pada 2024 lalu mencapai USD 580 miliar, dengan defisit besar di pihak AS. Pemerintahan Trump menegaskan bahwa pengurangan defisit dan peningkatan ekspor AS akan tetap menjadi prioritas utama.

Langkah Awal Pemulihan Dagang Global

Meskipun masih dalam tahap awal, kesepakatan ini dinilai sebagai langkah konkret menuju normalisasi hubungan dagang antara AS dan China. Hal ini diperkirakan akan memberikan dampak signifikan pada rantai pasok global, terutama di sektor teknologi dan otomotif.

“Ini adalah langkah pertama dari kerangka kerja yang akan kami gunakan untuk mendekati dan membahas pertumbuhan perdagangan,” ujar Lutnick. “Namun pertama-tama, kita harus menyingkirkan hambatan-hambatan negatif.”

Penulis

wardhana adalah penulis di nexzine yang meliput tren terkini dan cerita viral dengan sudut pandang segar dan relevan bagi audiens.

Recommend

  • Kronologi Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Dari Kepala BGN hingga Ditahan dalam 48 Jam

    Kronologi Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Dari Kepala BGN hingga Ditahan dalam 48 Jam

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Perjalanan karier Dadan Hindayana berubah drastis dalam waktu kurang dari 48 jam. Sosok yang masih memimpin Badan Gizi Nasional (BGN) dan terlibat dalam agenda pemerintahan pada awal pekan itu kini berstatus tersangka dan menjalani penahanan setelah ditetapkan oleh Kejaksaan Agung pada Rabu (3/6/2026). Perubahan status tersebut menarik perhatian publik karena terjadi sangat cepat, […]

  • Ketegangan Iran-Israel Berpotensi Picu Lonjakan Harga Minyak, Ancaman Serius bagi Ekonomi Indonesia

    Ketegangan Iran-Israel Berpotensi Picu Lonjakan Harga Minyak, Ancaman Serius bagi Ekonomi Indonesia

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Ketegangan geopolitik yang terus memanas di kawasan Timur Tengah, khususnya antara Iran dan Israel, berpotensi menimbulkan guncangan besar terhadap stabilitas pasar energi global. Hal ini diungkapkan oleh Peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, pada Senin (23/6/2025). Menurut Yusuf, dampak paling signifikan dari eskalasi konflik ini terhadap Indonesia adalah […]

  • Sepasang anjing ras Kintamani Bali berdiri gagah di kawasan alam terbuka Bali.

    Pesona Anjing Ras Bali yang Mulai Terlupakan Demi Tren Ras Impor

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Pernah nggak sih kamu lagi jalan-jalan di cafe hits, terus ngelihat anak muda yang sibuk nge-gandeng anjing jenis Poodle, French Bulldog, atau Pomeranian? Fenomena ini emang lagi menjamur banget di kalangan Gen Z dan Milenial. Punya peliharaan ras luar negeri seolah udah jadi bagian dari gaya hidup urban yang kekinian. Tapi di balik […]

  • Cara Bikin Blog yang Disukai Google dan Cepat Diterima AdSense

    Cara Bikin Blog yang Disukai Google dan Cepat Diterima AdSense

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    1. Tentukan Niche yang Fokus dan Bernilai Langkah pertama bikin blog yang disukai Google adalah punya niche (topik utama) yang jelas. Google suka blog yang fokus membahas satu tema secara mendalam. Beberapa contoh niche yang potensial: Teknologi & Gadget: Tutorial, tips, dan berita terkini. Lifestyle & Self Improvement: Gaya hidup sehat, keuangan pribadi, produktivitas. Travel: […]

  • Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Tahun 2026 resmi dimulai di BBPVP Serang, Banten. (Dok. Humas Kemnaker)

    Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Dimulai, 12.128 Peserta Disiapkan Hadapi Dunia Kerja

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Tahun 2026 yang diikuti 12.128 peserta secara serentak di berbagai daerah. Kick-off program tersebut berlangsung di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, Banten, Selasa, 1 September 2026. Pelaksanaan pelatihan turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Gubernur Banten […]

  • Presiden Prabowo Tegaskan Pasal 33 UUD 1945 Jadi Landasan Pembangunan Nasional

    Presiden Prabowo Tegaskan Pasal 33 UUD 1945 Jadi Landasan Pembangunan Nasional

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 merupakan fondasi utama dalam merancang pembangunan nasional untuk menjamin keselamatan dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-27 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (23/7/2025). Dalam pidatonya, Presiden […]

expand_less