Breaking News
light_mode
hashtag

Kuota Internet Hangus Digugat ke MK, Komdigi Bongkar Alasan Rollover Bisa Bikin Tarif Naik

  • account_circle Wardhana
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NEXZINE.ID Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akhirnya buka suara terkait polemik kuota internet hangus yang tidak bisa diperpanjang ke masa aktif berikutnya. Isu ini tengah diuji di Mahkamah Konstitusi (MK) setelah digugat oleh dua warga, yakni pengemudi ojek daring dan pedagang kuliner daring, serta seorang mahasiswa.

Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Komdigi, Wayan Toni Supriyanto, dalam sidang lanjutan uji materi Undang-Undang Cipta Kerja di MK, Rabu (18/2/2026), menyampaikan bahwa kebijakan rollover atau pengembalian (refund) kuota internet berpotensi menimbulkan beban tambahan bagi operator telekomunikasi.

“Kewajiban rollover maupun refund secara umum berpotensi menimbulkan beban kapasitas dan biaya tambahan yang tidak terukur bagi penyelenggara komunikasi,” ujar Wayan saat membacakan keterangan pemerintah, dikutip dari Antara, Jumat (20/2/2026).

Komdigi: Rollover Kuota Bisa Bebani Operator dan Ganggu Layanan

Menurut Komdigi, kebijakan akumulasi sisa kuota internet tanpa batas waktu berisiko menimbulkan sejumlah konsekuensi. Di antaranya adalah penyesuaian tarif, berkurangnya variasi paket terjangkau, hingga potensi penurunan kualitas layanan akibat kepadatan jaringan.

Wayan menjelaskan, kuota layanan merupakan bagian dari kapasitas jaringan yang bersifat dinamis dan terbatas. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara efisien dan terencana.

Setidaknya terdapat empat fungsi utama diberlakukannya masa berlaku kuota internet:

  1. Menjaga efisiensi pemanfaatan jaringan
  2. Mencegah penumpukan kapasitas semu
  3. Memberikan kepastian perencanaan investasi
  4. Menjaga kualitas layanan publik

“Apabila kuota diperlakukan sebagai hak tanpa batas waktu, hal tersebut berpotensi menimbulkan ketidakpastian pengelolaan jaringan, peningkatan biaya operasional, serta penurunan kualitas layanan yang pada akhirnya merugikan masyarakat luas,” tegasnya.

Komdigi juga menilai permintaan agar kuota mengikuti masa aktif kartu atau berlaku tanpa batas waktu justru menciptakan ketidakpastian hukum dan ketidakseimbangan kewajiban bagi operator.

Gugatan Uji Materi UU Cipta Kerja

Perkara ini terdaftar dengan nomor 273/PUU-XXIII/2025. Para pemohon, yakni Didi Supandi dan Wahyu Triana Sari, menguji Pasal 71 angka 2 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.

Pasal tersebut merupakan perubahan atas Pasal 28 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi yang mengatur tarif penyelenggaraan telekomunikasi.

Para pemohon mempersoalkan sistem penghangusan kuota internet yang belum digunakan saat masa aktif berakhir. Mereka menilai aturan tersebut memberikan keleluasaan mutlak kepada operator untuk menentukan batas waktu penggunaan kuota yang telah dibayar konsumen.

Kuasa hukum pemohon, Viktor Santoso Tandiasa, menyebut norma dalam pasal tersebut multitafsir dan tidak memiliki parameter pembatas yang jelas.

“Hal ini menciptakan ketidakpastian hukum bagi pengguna jasa telekomunikasi selaku konsumen karena mereka tidak pernah tahu pasti mengapa komoditas data yang sudah dibayar lunas bisa hilang hanya karena variabel waktu yang ditentukan secara sepihak,” ujar Viktor dalam sidang perdana, Selasa (13/1).

Pemerintah Minta MK Tolak Permohonan

Pemerintah menilai dalil-dalil pemohon tidak beralasan menurut hukum. Komdigi menyatakan pengaturan masa berlaku kuota merupakan kebijakan ekonomi yang rasional dan proporsional dalam tata kelola jaringan telekomunikasi nasional.

Atas dasar itu, pemerintah meminta MK untuk menolak seluruh permohonan uji materi tersebut.

Para pemohon sendiri meminta agar MK menyatakan Pasal 71 angka 2 UU Cipta Kerja bertentangan secara bersyarat dengan konstitusi apabila tidak dimaknai bahwa penetapan tarif dan skema penyelenggaraan jasa telekomunikasi wajib memberikan jaminan akumulasi sisa kuota data (data rollover) yang telah dibayar konsumen.

Putusan MK atas perkara ini dinilai akan menjadi penentu arah kebijakan industri telekomunikasi nasional, sekaligus berdampak langsung terhadap jutaan pengguna layanan internet di Indonesia.

Penulis

wardhana adalah penulis di nexzine yang meliput tren terkini dan cerita viral dengan sudut pandang segar dan relevan bagi audiens.

Recommend

  • 8 shio yang melambangkan keberuntungan dalam ramalan astrologi Tiongkok.

    8 Shio Paling Beruntung yang Bakal Panen Hoki di Bulan Agustus

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Pernah nggak sih kamu ngerasa kalau segala urusan kayaknya lancar banget tanpa hambatan? Rasanya kayak semesta lagi mendukung semua langkah yang kamu ambil. Nah, dalam astrologi Tiongkok, ada kalanya energi positif berpihak pada shio-shio tertentu. Kabar baiknya, bulan Agustus kali ini membawa angin segar buat mereka yang sedang menanti kesempatan emas. Buat kamu […]

  • Intip Koleksi Mobil Mewah Menteri Terkaya di Indonesia, Total Kekayaan Capai Rp5,4 Triliun!

    Intip Koleksi Mobil Mewah Menteri Terkaya di Indonesia, Total Kekayaan Capai Rp5,4 Triliun!

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Deretan mobil mewah dalam garasi pejabat terkaya di Indonesia akhirnya terungkap ke publik. Sosok tersebut adalah Widiayanti Putri Wardhana, Menteri Pariwisata yang kini menduduki peringkat tertinggi dalam daftar kekayaan pejabat negara versi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Menurut laporan LHKPN yang dilaporkan pada 9 Desember 2024, total kekayaan Widiayanti mencapai angka fantastis […]

  • membaca berita online di ponsel

    Negara Dengan Minat Membaca Berita Online Terbesar

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Pernahkah kamu penasaran negara mana saja yang penduduknya paling rajin memantau perkembangan informasi lewat layar gawai? Di era serba cepat ini, kebiasaan menyimak berita bukan lagi sekadar rutinitas pagi, melainkan gaya hidup wajib. Banyak orang menghabiskan waktu luang mereka untuk menggali informasi terbaru seputar tren global, teknologi, hingga hiburan. Artikel ini bakal mengupas […]

  • Nico Paz mengenakan jersey Como 1907 saat bertanding di lapangan hijau.

    Nico Paz Fix Bertahan di Como 1907, Siap Guncang UCL dan Tantang Arsenal!

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Kabar gembira buat lo fans Serie A dan klub milik pengusaha Indonesia, Como 1907! Gelandang muda berbakat, Nico Paz, dipastikan bakal terus berseragam Como untuk mengarungi musim kompetisi 2026/2027 mendatang. Kesepakatan ini resmi tercapai setelah Real Madrid, Como 1907, dan sang pemain sepakat buat memperpanjang masa bakti Nico di Italia. Skenario Cerdik Real […]

  • Pemain sepak bola timnas Paraguay sedang menggiring bola saat melawan Prancis di Piala Dunia 2026.

    Kuda Hitam Mengancam! Ini Pemain Paraguay yang Wajib Diwaspadai Prancis di Piala Dunia 2026

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Babak gugur Piala Dunia 2026 makin panas dan penuh kejutan yang nggak terduga sama sekali. Salah satu laga yang paling disorot adalah pertemuan sengit antara tim raksasa Prancis melawan tim kuda hitam Amerika Selatan, Paraguay. Prancis yang di atas kertas lebih diunggulkan, ternyata nggak bisa bersantai karena Paraguay punya amunisi rahasia yang siap […]

  • GemiGPT Memulai Pilot Uji Coba Kekuatan Komputasi GPT Hijau di Afrika, Kekuatan Komputasi GPT Menuju Desentralisasi

    GemiGPT Memulai Pilot Uji Coba Kekuatan Komputasi GPT Hijau di Afrika, Kekuatan Komputasi GPT Menuju Desentralisasi

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Platform infrastruktur AI terdesentralisasi, GemiGPT, mengumumkan bahwa jaringan komputasi GPT pertama yang digerakkan oleh energi hijau berhasil diterapkan di wilayah Sahara, Afrika, dan mulai menjalani tahap uji coba pilot. Jaringan ini dibangun menggunakan mesin terdistribusi GPT-NEXUS hasil pengembangan sendiri oleh GemiGPT, yang memungkinkan penjadwalan daya komputasi model GPT yang rendah karbon, terpercaya, dan […]

expand_less