Breaking News
light_mode
hashtag

BEM UNTAG 45 Banyuwangi Gelar Diskusi Publik, Soroti Korupsi, Tambang Tumpang Pitu hingga Anak Putus Sekolah

  • account_circle Akong
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NEXZINE.ID, Banyuwangi – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) 45 Banyuwangi menggelar Diskusi Publik bertajuk “Peran Pemuda dalam Mengkritisi Kebijakan Publik dari Tingkat Lokal dan Nasional” pada Senin (8/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium UNTAG 45 Banyuwangi tersebut dimulai pukul 13.00 WIB dan menghadirkan berbagai unsur penting, mulai dari mahasiswa, pemerintah daerah, aparat keamanan, lembaga swadaya masyarakat (LSM), hingga tokoh muda nasional.

Diskusi ini tidak hanya menjadi agenda akademik rutin, melainkan difungsikan sebagai sidang akademik terbuka yang mempertemukan pembuat kebijakan dengan kalangan pemuda untuk menguji, mendiskusikan, serta mengevaluasi berbagai kebijakan publik yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Hadir sebagai pembicara utama, Tokoh Muda Nasional sekaligus Mahasiswa Berprestasi (Mapres) BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tio Ardianto. Dalam pemaparannya, Tio menekankan pentingnya pengawasan publik terhadap penyalahgunaan kekuasaan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Menurutnya, korupsi tidak hanya terbatas pada praktik penyalahgunaan uang negara, tetapi juga mencakup nepotisme yang dapat merusak kualitas tata kelola pemerintahan.

“Korupsi tidak selalu berbicara soal uang. Nepotisme juga merupakan bentuk korupsi yang nyata dan harus menjadi perhatian bersama,” ungkap Tio dalam forum diskusi.

Tambang Tumpang Pitu Jadi Sorotan

Suasana diskusi semakin dinamis ketika peserta mulai membahas sejumlah persoalan strategis yang berkembang di Banyuwangi.

Perwakilan LSM yang hadir secara khusus menyoroti aktivitas pertambangan di kawasan Tumpang Pitu. Mereka membahas dampak lingkungan serta regulasi yang mengatur aktivitas pertambangan tersebut.

Isu ini menjadi salah satu topik yang mendapatkan perhatian besar dari peserta karena dinilai memiliki dampak jangka panjang terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar.

Selain persoalan lingkungan, sektor pendidikan juga menjadi perhatian serius dalam forum tersebut.

Masih Ada Anak Tidak Bersekolah di Gombengsari

Dalam diskusi terungkap fakta bahwa masih terdapat anak-anak yang belum mendapatkan akses pendidikan di wilayah Gombengsari, Banyuwangi.

Temuan tersebut memunculkan keprihatinan dari peserta forum dan dianggap sebagai persoalan yang membutuhkan perhatian serta langkah konkret dari pemerintah daerah.

Peserta diskusi menilai akses pendidikan yang merata merupakan salah satu indikator penting keberhasilan pembangunan daerah dan harus menjadi prioritas dalam penyusunan kebijakan publik.

Polresta Banyuwangi Tegaskan Fokus Menjaga Kamtibmas

Perwakilan Polresta Banyuwangi yang hadir dalam kegiatan tersebut turut memberikan pandangan terkait peran institusi kepolisian dalam mendukung pembangunan daerah.

Mereka menegaskan bahwa tugas utama kepolisian dalam konteks tersebut adalah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sehingga berbagai proses pembangunan dan aktivitas sosial dapat berjalan dengan baik.

Kehadiran unsur kepolisian dalam forum ini dinilai penting sebagai bentuk komunikasi terbuka antara aparat keamanan dengan kalangan mahasiswa dan masyarakat sipil.

BEM UNTAG 45 Banyuwangi Siap Jadi Fasilitator Intelektual

Di akhir sesi, forum berhasil merumuskan kesimpulan mengenai pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan kalangan mahasiswa dalam membangun ruang dialog yang sehat serta konstruktif.

Ketua Pelaksana Diskusi Publik, Al Ma’arif, menegaskan bahwa forum tersebut menjadi bukti terbukanya ruang kritik dan partisipasi publik di Banyuwangi.

“Acara ini menyimpulkan satu pesan kuat: Pemerintah Daerah dan aparat keamanan di Banyuwangi membuka diri secara inklusif terhadap kritik. Sementara itu, BEM UNTAG 45 Banyuwangi siap mengambil peran strategis sebagai fasilitator intelektual untuk memastikan suara pemuda tetap bergema secara terukur, legal, dan memberikan dampak nyata bagi formulasi kebijakan publik,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, BEM UNTAG 45 Banyuwangi kembali menegaskan komitmennya untuk mengawal kebijakan pemerintah melalui pendekatan akademik dan konstitusional yang berbasis data serta kajian ilmiah.

Forum tersebut juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan, kritik, dan rekomendasi kebijakan secara bertanggung jawab demi mendorong pembangunan daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Penulis

Akong is a writer at Nexzine, covering the latest trends and viral stories through a fresh, relatable lens for younger audiences.

Recommend

  • Komdigi Ungkap Alasan Judi Online Sulit Diberantas Meski Jutaan Konten Diblokir

    Komdigi Ungkap Alasan Judi Online Sulit Diberantas Meski Jutaan Konten Diblokir

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

        NEXZINE.ID – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengakui pemberantasan judi online (judol) masih menghadapi tantangan besar. Meski sudah diblokir, situs dan aplikasi judol terus bermunculan karena tingginya permintaan dari masyarakat. “Bukan mau menyalahkan masyarakat kita, tetapi ini fakta. Kalau kita melihat prinsip adanya perkembangan atau orang membuat situs judi online, karena ada demand […]

  • Daftar Lengkap Nominasi Ballon d'Or 2025: Pemain, Klub, hingga Pelatih Terbaik

    Daftar Lengkap Nominasi Ballon d’Or 2025: Pemain, Klub, hingga Pelatih Terbaik

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

        NEXZINE.ID – France Football resmi mengumumkan daftar nominasi Ballon d’Or 2025 yang akan digelar pada Selasa (23/9/2025) di Théâtre du Châtelet, Paris, Prancis. Ajang bergengsi ini kembali menampilkan deretan nama pesepak bola terbaik dunia dari berbagai kategori, mulai dari pemain putra, putri, kiper, pelatih, hingga penghargaan untuk klub terbaik. Dalam kategori utama pemain […]

  • Uya Kuya Murka Dituduh Miliki 750 Dapur MBG, Laporkan Penyebar Hoaks ke Polisi

    Uya Kuya Murka Dituduh Miliki 750 Dapur MBG, Laporkan Penyebar Hoaks ke Polisi

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Anggota DPR RI, Uya Kuya, mengambil langkah hukum usai dirinya dituding memiliki 750 dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tuduhan tersebut viral di media sosial dan memicu gelombang hujatan yang merugikan secara personal. Uya menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoaks. Ia pun melaporkan sejumlah akun yang diduga menyebarkan narasi tersebut […]

  • Wanita Sarjana Pendidikan Curhat Sulitnya Cari Kerja: Sudah Apply 500 Lamaran

    Wanita Sarjana Pendidikan Curhat Sulitnya Cari Kerja: Sudah Apply 500 Lamaran

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Sebuah TikTok yang diunggah oleh pengguna akun @aleeresti tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Dalam video tersebut, seorang wanita lulusan Sarjana Pendidikan membagikan kisah pilunya tentang sulitnya mencari pekerjaan meski sudah mengirimkan ratusan lamaran. “Sudah apply lebih dari 500 lamaran kerja selama setahun ini, mulai dari Jobstreet, Glints, email, LinkedIn, sampai ke […]

  • Pemuda Indonesia bernama Deo mengembangkan teknologi pelacak drone bernama Mentat berbasis jaringan sensor untuk sistem pertahanan.

    Mengenang Konflik Ukraina, Pemuda Indonesia Ini Sukses Bikin ‘Mentat’ si Pelacak Drone Canggih!

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Kabar membanggakan datang lagi dari industri teknologi dan pertahanan internasional. Seorang pemuda asal Indonesia berusia 24 tahun bernama Deo, baru-baru ini sukses mencuri perhatian lewat inovasi buatannya yang bernama “Mentat”. Bukan sembarang teknologi, Mentat merupakan sistem pelacak drone canggih yang dirancang untuk mendeteksi ancaman udara secara real-time. Deo mengembangkan alat ini setelah terinspirasi […]

  • Sri Mulyani Wajibkan Pajak 0,5% untuk Pedagang Shopee, Tokopedia, Lazada Mulai Bulan Depan

    Sri Mulyani Wajibkan Pajak 0,5% untuk Pedagang Shopee, Tokopedia, Lazada Mulai Bulan Depan

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Akong
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Pemerintah melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan menerbitkan aturan baru yang mewajibkan pedagang di platform e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, dan sejenisnya untuk membayar pajak sebesar 0,5% dari pendapatan penjualan. Kebijakan ini menyasar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang selama ini berjualan secara online dengan omzet tahunan antara Rp500 juta […]

expand_less