Breaking News
light_mode
hashtag

Bank Dunia: Pertumbuhan Ekonomi Global Stabil, Tetapi Belum Cukup untuk Atasi Kemiskinan

  • account_circle Wardhana
  • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NexZine.id – Dalam laporan terbaru Prospek Ekonomi Global, Bank Dunia menyatakan bahwa ekonomi global menunjukkan pertumbuhan stabil di tengah tantangan besar seperti perang, kebijakan perdagangan proteksionis, dan suku bunga tinggi. Namun, pertumbuhan ini dinilai belum memadai untuk meringankan beban masyarakat termiskin di dunia.

Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi dunia sebesar 2,7 persen pada tahun 2025 dan 2026, melanjutkan tren serupa pada 2023 dan 2024. Meskipun stabil, tingkat pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan rata-rata 3,1 persen pada dekade 2010-2019. Menurut laporan, perlambatan ini mencerminkan dampak dari “guncangan buruk beberapa tahun terakhir,” termasuk pandemi Covid-19 dan invasi Rusia ke Ukraina.

Inflasi global, yang sempat melonjak di atas delapan persen dua tahun lalu, diperkirakan turun menjadi rata-rata 2,7 persen pada 2025 dan 2026, mendekati target yang ditetapkan banyak bank sentral. Namun, laju pertumbuhan yang rendah ini dinilai tidak cukup untuk secara signifikan mengurangi tingkat kemiskinan global.

Bank Dunia mengungkapkan bahwa negara-negara berkembang menghadapi perlambatan pertumbuhan ekonomi yang signifikan. Setelah rata-rata pertumbuhan sebesar 5,9 persen pada 2000-an, angka ini turun menjadi 5,1 persen pada 2010-an dan hanya 3,5 persen pada 2020-an. Faktor-faktor seperti investasi yang lesu, tingginya utang, dampak perubahan iklim, serta proteksionisme perdagangan menjadi penghambat utama.

Negara-negara berpenghasilan rendah, dengan pendapatan tahunan per kapita di bawah 1.145 dolar AS, hanya diperkirakan tumbuh 3,6 persen pada 2024 akibat konflik dan kekerasan yang meningkat di kawasan seperti Gaza dan Sudan. “Konflik adalah pembunuh perekonomian terburuk,” ujar Kepala Ekonom Bank Dunia Indermit Gill.

Bank Dunia: Pertumbuhan Ekonomi Global Stabil, Tetapi Belum Cukup untuk Atasi Kemiskinan-nexzine.id
Kemiskinan semakin banyak di seluruh dunia. (Foto: Istimewa)

 

Namun, jika konflik mereda, pertumbuhan di negara-negara berpendapatan rendah dapat pulih menjadi 5,7 persen pada 2025 dan 5,9 persen pada 2026.

Ekonomi Amerika Serikat diproyeksikan tumbuh 2,3 persen pada 2025, lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya sebesar 1,8 persen. Peningkatan ini didorong oleh belanja konsumen yang kuat, masuknya tenaga kerja imigran, dan peningkatan produktivitas.

Sebaliknya, ekonomi Eropa mengalami perlambatan. Pertumbuhan negara-negara pengguna mata uang euro diperkirakan hanya satu persen tahun ini, turun dari 1,4 persen yang diproyeksikan pada Juni. Faktor seperti belanja konsumen, investasi bisnis, dan aktivitas manufaktur yang lemah, sebagian besar dipengaruhi oleh tingginya biaya energi, menjadi penyebab utama.

China, ekonomi terbesar kedua dunia, diprediksi tumbuh 4,5 persen pada 2025 dan empat persen pada 2026, turun dari 4,9 persen pada 2024. Pasar real estate yang melemah dan pengeluaran konsumen yang menurun menjadi tantangan utama, meskipun ekspor dan investasi infrastruktur tetap kuat.

Sementara itu, India diproyeksikan tetap menjadi ekonomi besar dengan pertumbuhan tercepat, mencapai 6,7 persen pada 2025 dan 2026. Pemulihan sektor pertanian di pedesaan telah mendorong belanja konsumen, meskipun inflasi dan perlambatan pertumbuhan pinjaman tetap menjadi kendala.

Meski ekonomi global menunjukkan tanda-tanda stabilisasi, Bank Dunia menegaskan bahwa pertumbuhan yang ada belum cukup untuk mengatasi tantangan global, terutama kemiskinan ekstrem. Dengan berbagai faktor seperti konflik, proteksionisme, dan perubahan iklim yang terus membayangi, diperlukan upaya kolaboratif untuk mencapai pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

***

Penulis

wardhana adalah penulis di nexzine yang meliput tren terkini dan cerita viral dengan sudut pandang segar dan relevan bagi audiens.

Recommend

  • Ramadhan Sananta Resmi Gabung DPMM FC Brunei

    Ramadhan Sananta Resmi Gabung DPMM FC Brunei

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Penyerang muda andalan Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta, resmi bergabung dengan klub asal Brunei Darussalam, Duli Pengiran Muda Mahkota FC (DPMM FC), untuk kompetisi musim 2025. Kabar ini diumumkan langsung oleh pihak klub melalui pernyataan resmi pada awal pekan ini. Sananta, yang sebelumnya memperkuat Persis Solo di ajang BRI Liga 1 2024/25, memilih untuk […]

  • Ary Bakri Tersangka Suap Hakim Kasus CPO, Gaya Hidup Mewahnya di Medsos Jadi Sorotan

    Ary Bakri Tersangka Suap Hakim Kasus CPO, Gaya Hidup Mewahnya di Medsos Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NexZine.id – Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung) menetapkan advokat Ariyanto Bakri alias Ary Bakri sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap penanganan perkara ekspor crude palm oil (CPO). Kasus ini tengah bergulir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Penetapan status tersangka terhadap Ary diumumkan dalam konferensi pers yang digelar pada […]

  • 5 Fakta Menarik di Balik Kemenangan Edy Boxing atas Capung di HSS vs Baku Hantam

    5 Fakta Menarik di Balik Kemenangan Edy Boxing atas Capung di HSS vs Baku Hantam

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Pertarungan seru antara Edy Boxing vs Capung dalam ajang HSS vs Baku Hantam memperebutkan sabuk World Influence Championship digelar di W Superclub Gatsu, Jakarta, Minggu (9/11/2025). Dalam laga penuh tensi tersebut, Edy Boxing, petinju asal Bali, berhasil mengalahkan Capung lewat kemenangan Unanimous Decision. Momen ini menjadi sorotan besar di dunia influencer boxing Indonesia. […]

  • Rupiah Semakin Melemah, Gelombang Protes Muncul di Jember: Grafiti “Turunkan Harga Kami Lapar” Jadi Simbol Keresahan Warga

    Rupiah Semakin Melemah, Gelombang Protes Muncul di Jember: Grafiti “Turunkan Harga Kami Lapar” Jadi Simbol Keresahan Warga

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID, Jember – Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang menembus level Rp17.700 per dolar AS memicu kekhawatiran luas di tengah masyarakat. Pada saat yang sama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga mengalami tekanan dan turun ke kisaran level 6.000-an, mencerminkan sentimen negatif di pasar keuangan. Kondisi tersebut memunculkan berbagai reaksi publik, […]

  • Gedung Istana Garuda di Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan latar belakang langit mendung yang mencerminkan beban operasional APBN.

    Masa Depan IKN Dilematis: Biaya Perawatan Tembus Rp585 Miliar, Mending Jadi Pusat Pendidikan? 

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Masa depan Ibu Kota Nusantara (IKN) tampaknya makin penuh tantangan berat nih, Guys. Megaproyek yang awalnya digadang-gadang bakal mandiri lewat dana swasta, sekarang justru dilaporkan makin membebani Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Kabar terbaru menyebutkan kalau biaya operasional dan perawatan fisik bangunan di sana bakal membengkak sampai Rp585 miliar untuk Tahun Anggaran 2027 […]

  • Ilustrasi keragaman organisasi kemasyarakatan di Indonesia dari Sumatra hingga Papua.

    Mengenal Deretan Ormas di Indonesia dari Sabang sampai Merauke

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Kamu pasti sering dengar nama-nama organisasi kemasyarakatan (ormas) berseliweran di berita atau linimasa media sosial. Kehadiran mereka memang sudah jadi bagian tak terpisahkan dari dinamika sosial dan politik di tanah air. Indonesia yang luas dan beragam punya ribuan ormas dengan latar belakang berbeda. Ada yang bergerak di bidang keagamaan skala nasional, kepemudaan, hingga […]

expand_less