Breaking News
light_mode
hashtag

Kehadiran Ormas GRIB di Bali Tuai Penolakan, Pecalang Tegaskan Tak Butuh Pengamanan Eksternal

  • account_circle Wardhana
  • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NEXZINE.ID, Bali – Media sosial tengah diramaikan oleh viralnya foto dan video yang menunjukkan kehadiran organisasi masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) di Bali. Fenomena ini menuai beragam reaksi dari masyarakat, terutama di dunia maya.

Salah satu suara penolakan paling lantang datang dari Manggala Madya Pasikian Pacalang Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Klungkung, Yudhi Pasek Kusuma. Melalui akun Instagram pribadinya @yudhi_pasek_kusuma, Yudhi menyampaikan sikap tegas terhadap keberadaan ormas dari luar daerah tersebut.

“BALI TIDAK BUTUH ORMAS, BALI SUDAH PUNYA PECALANG,” tulis Yudhi dalam unggahan yang diposting pada Jumat, 2 Mei 2025, dan dikutip Senin (5/5). Postingan itu disertai video yang telah ditonton lebih dari 23 ribu kali hingga Senin siang.

Dalam pernyataannya, Yudhi menekankan bahwa sistem keamanan adat Bali sudah mapan dan tak memerlukan intervensi dari ormas luar. Ia menjelaskan bahwa keberadaan Pecalang penjaga keamanan adat Bali merupakan bagian tak terpisahkan dari struktur sosial masyarakat Bali.

“Kami bukan penjaga biasa, kami adalah bagian dari sistem adat yang sudah diwariskan turun-temurun untuk menjaga Bali,” ujar Yudhi dalam video tersebut.

Lebih lanjut, Yudhi menyebutkan bahwa terdapat sekitar 1.500 desa adat di Bali, yang masing-masing memiliki Pecalang sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban dan keamanan wilayah adatnya.

“Kami tahu siapa yang kami jaga dan apa yang kami lindungi. Kami tidak digerakkan oleh politik, kami digerakkan oleh rasa tanggung jawab kepada adat dan tanah kelahiran kami. Bali tidak butuh pengaruh luar untuk aman, Bali cukup dengan rakyatnya sendiri, dan selama Pecalang masih berdiri, Bali tetap terjaga,” tutupnya.

Pernyataan tersebut mendapat sambutan positif dari warganet. Banyak netizen menyampaikan dukungan terhadap Yudhi dan menilai kehadiran ormas luar berpotensi mengganggu tatanan adat yang sudah berjalan harmonis selama ini.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak GRIB mengenai tujuan dan aktivitas mereka di Bali. Namun, gelombang penolakan dari tokoh adat serta masyarakat terus menguat di berbagai platform media sosial.

***

Penulis

wardhana adalah penulis di nexzine yang meliput tren terkini dan cerita viral dengan sudut pandang segar dan relevan bagi audiens.

Recommend

  • Kronologi Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Dari Kepala BGN hingga Ditahan dalam 48 Jam

    Kronologi Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Dari Kepala BGN hingga Ditahan dalam 48 Jam

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Perjalanan karier Dadan Hindayana berubah drastis dalam waktu kurang dari 48 jam. Sosok yang masih memimpin Badan Gizi Nasional (BGN) dan terlibat dalam agenda pemerintahan pada awal pekan itu kini berstatus tersangka dan menjalani penahanan setelah ditetapkan oleh Kejaksaan Agung pada Rabu (3/6/2026). Perubahan status tersebut menarik perhatian publik karena terjadi sangat cepat, […]

  • genre musik favorit anak muda.

    Deretan Genre Musik Favorit Paling Populer yang Wajib Masuk Playlist Kamu

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Musik selalu punya cara unik buat nemenin aktivitas harian kita. Mulai dari nemenin belajar, kerja bareng laptop, sampai jadi latar belakang perjalanan yang panjang. Selera musik anak muda juga terus berubah seiring berjalannya waktu. Ada jenis musik yang tadinya cuma didengar kalangan tertentu, tiba-tiba langsung naik daun dan jadi soundtrack wajib di media […]

  • Tujuh Mahasiswa UI Gugat Revisi UU TNI ke Mahkamah Konstitusi.

    Tujuh Mahasiswa UI Gugat Revisi UU TNI ke Mahkamah Konstitusi.

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NexZine.id – Tujuh mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) resmi mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) yang baru saja disahkan oleh DPR RI pada Kamis (20/3/2025). Mereka menilai terdapat kecacatan prosedural dalam proses pembentukan peraturan tersebut. Kuasa hukum para pemohon, Abu Rizal Biladina, menjelaskan bahwa alasan utama […]

  • Presiden Prabowo Sampaikan Pidato Kenegaraan Perdana di Sidang Tahunan MPR RI 2025

    Presiden Prabowo Sampaikan Pidato Kenegaraan Perdana di Sidang Tahunan MPR RI 2025

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, pada Jumat (15/8/2025) pukul 08.30 WIB. Kehadirannya untuk menyampaikan pidato kenegaraan pertama dalam Sidang Tahunan MPR RI sekaligus Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI. Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR RI […]

  • Salma Salsabil Batal Tampil di Prambanan Jazz 2025 karena Alasan Kesehatan

    Salma Salsabil Batal Tampil di Prambanan Jazz 2025 karena Alasan Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – Kabar mengejutkan datang dari penyanyi muda berbakat, Salma Salsabil. Pelantun lagu “Bunga Hati” tersebut resmi membatalkan penampilannya di ajang bergengsi Prambanan Jazz Festival 2025 yang dijadwalkan digelar pada 5 Juli mendatang di Pelataran Candi Prambanan, Yogyakarta. Informasi pembatalan ini diumumkan langsung melalui surat resmi dari manajemen Salma, Star Media Nusantara, yang dirilis pada […]

  • 21 Pesawat Terganggu Akibat Layang-Layang Bandara Soekarno-Hatta

    21 Pesawat Terganggu Akibat Layang-Layang Bandara Soekarno-Hatta

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Wardhana
    • 0Komentar

    NEXZINE.ID – AirNav Indonesia mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat agar tidak lagi bermain layang-layang di sekitar kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Pasalnya, aktivitas ini terbukti mengganggu keselamatan penerbangan dan menyebabkan gangguan serius pada jadwal pesawat. Dalam pernyataan resmi pada Senin (7/7/2025), Direktur Utama AirNav Indonesia, Capt. Avirianto Suratno, mengungkapkan bahwa sepanjang tanggal 4 hingga […]

expand_less