Cara Menghilangkan Rasa Pusing Karena Overthinking yang Ampuh dan Bikin Mindful
- account_circle Akong
- calendar_month 21 menit yang lalu
- print Cetak

Mengatasi pusing akibat pikiran yang terus berputar butuh ketenangan ekstra. (Foto: Ist/Nexzine)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NEXZINE.ID – Pernah nggak sih kamu merasa kepala mendadak berat atau kliyengan padahal nggak lagi sakit fisik? Momen ini biasanya datang saat pikiran kamu lagi rame-ramenya memikirkan skenario buruk yang belum tentu terjadi.
Yup, fenomena ini nyata banget. Saat otak kamu bekerja keras memproses kecemasan berlebih, tubuh meresponsnya lewat sinyal fisik, salah satunya adalah rasa pusing.
Kabar baiknya, kamu bisa mengendalikan kondisi ini tanpa harus panik. Yuk, bahas tuntas cara menghilangkan rasa pusing karena overthinking agar pikiran kembali jernih dan hari-harimu makin nyaman!
Mengapa Overthinking Bisa Bikin Kepala Pusing?
Sebelum masuk ke solusinya, kamu perlu paham kenapa isi kepala yang terlalu penuh bisa merembet ke ketidaknyamanan fisik.
Saat kamu overthinking, tubuh akan membaca kondisi tersebut sebagai bentuk ancaman atau stres. Otomatis, hormon stres seperti kortisol dan adrenalin akan melonjak drastis.
Kondisi ini membuat otot-otot di sekitar leher, bahu, dan kulit kepala menjadi tegang. Pembuluh darah juga mengalami pengetatan, sehingga aliran oksigen ke otak agak terhambat dan memicu rasa melayang atau pusing.
Langkah Praktis Meredakan Pusing Akibat Berpikir Berlebihan
Nah, kalau kepala udah mulai kerasa muter akibat serangan overthinking, jangan langsung panik. Kamu bisa mencoba beberapa cara efektif berikut untuk mengembalikan kesegaran pikiran.
1. Pakai Teknik Pernapasan 4-7-8 untuk Menenangkan Saraf
Langkah paling cepat untuk menurunkan ketegangan otak adalah dengan mengatur napas. Pernapasan yang dalam dan teratur secara otomatis memberi sinyal ke otak bahwa kamu berada di tempat yang aman.
Coba tarik napas melalui hidung selama 4 detik, tahan napasmu selama 7 detik, lalu hembuskan perlahan melalui mulut selama 8 detik.
Lakukan metode ini sebanyak empat sampai lima kali. Kamu bakal merasakan ketegangan di area leher dan kepala pelan-pelan mulai mengendur.
2. Lakukan Brain Dump di Atas Kertas
Rasa pusing sering kali muncul karena otak kita kelelahan menampung puluhan skenario yang berputar tanpa henti. Solusinya, keluarkan semua beban pikiran itu dari kepala.
Ambil buku catatan atau notes di ponsel, lalu tuliskan semua hal yang sedang bikin kamu cemas tanpa perlu mengeditnya.
Melihat isi pikiran dalam bentuk tulisan akan membantu otak merasa bahwa beban tersebut sudah “tersimpan” di tempat lain, sehingga intensitas pusing bisa berkurang.
3. Minum Air Putih hangat dan Cukupi Hidrasi
Tahukah kamu kalau dehidrasi ringan bisa memperburuk rasa pusing yang dipicu oleh stres? Saat overthinking, kita sering lupa untuk mengonsumsi cairan yang cukup.
Segera ambil satu gelas air putih hangat dan minum secara perlahan. Sensasi hangat dari air bisa memberikan efek rileks pada otot dada dan tenggorokan.
Hindari dulu minuman berkafein tinggi seperti kopi atau minuman berenergi karena bisa memicu peningkatatan denyut jantung yang malah memperparah kecemasan.
4. Alihkan Pandangan dan Istirahatkan Mata dari Layar
Layar gadget yang terus menyala bisa memperparah rasa pusing karena ketegangan mata (eye strain). Kombinasi antara radiasi layar dan overthinking adalah perpaduan yang sangat bikin melayang.
Gunakan aturan 20-20-20. Setiap 20 menit menatap layar, alihkan pandanganmu ke benda yang berjarak 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik.
Jika memungkinkan, pejamkan mata sejenak selama 5–10 menit di ruangan yang agak redup untuk mengistirahatkan saraf visualmu.
5. Lakukan Pemijatan Ringan pada Area Pelipis dan Leher
Ketegangan otot leher akibat stres adalah dalang utama di balik pusing jenis tension headache. Kamu bisa melakukan pertolongan pertama dengan pijatan mandiri.
Gunakan ujung jari untuk memijat area pelipis dengan gerakan memutar yang lembut. Geser pijatan ke area belakang telinga hingga ke pangkal leher.
Tekanan yang tepat pada titik-titik tersebut akan memperlancar kembali sirkulasi darah yang sempat menegang akibat stres.
Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Kepala Pusing Karena Stres
Banyak orang tanpa sadar melakukan kebiasaan yang malah bikin pusingnya bertahan lebih lama. Pastikan kamu menghindari hal-hal berikut ini:
- Terus-menerus Menatap Layar HP: Mencari validasi atau scrolling media sosial saat overthinking justru akan menambah beban stimulasi otak.
- Langsung Mengonsumsi Obat Tanpa Istirahat: Obat pereda nyeri mungkin membantu sementara, tapi tidak menyelesaikan akar masalah stres mental kamu.
- Menahan Napas Tanpa Disadari: Saat cemas, kita cenderung bernapas dangkal atau menahan napas, yang membuat asupan oksigen ke otak berkurang.
- Mengurung Diri di Ruangan Pengap: Udara segar sangat dibutuhkan otak untuk memulihkan kesegaran mental.
Saatnya Ambil Jeda dan Sayangi Dirimu
Pusing karena overthinking adalah pengingat alami dari tubuh bahwa kamu sudah terlalu lelah dan butuh istirahat. Nggak semua hal di dunia ini harus kamu selesaikan detik ini juga.
Coba pelankan ritme kerjamu, beri ruang untuk bernapas, dan terapkan tips di atas secara konsisten. Kesehatan mental dan fisikmu jauh lebih berharga dari apa pun.
Kalau tips ini bermanfaat, jangan lupa bagikan artikel ini ke teman atau kerabat kamu yang sering kena serangan overthinking, ya!
Penulis Akong
Akong is a writer at Nexzine, covering the latest trends and viral stories through a fresh, relatable lens for younger audiences.

